SULTRABERITA.ID, KENDARI – Berdasarkan data yang dibagikan Komisi Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB), penyumbang polusi terbesar kendaraan bermotor di Indonesia ialah sepeda motor.
“Jadi yang paling besar menyumbang CO2 dari kendaraan bermotor atau polusi di jalan itu adalah sepeda motor,” kata Direktur eksekutif KPBB, Ahmad Safrudin di Sarinah, Jakarta.
BACA JUGA :

- PLN Kasih Diskon Tambah Daya Listrik 50%, Cuma Sampai 20 Januari!
- Dinas Perkebunan-Dinas SDA & Bina Marga Sultra Kerahkan Ratusan ASN Bersihkan Jalan Toronipa Jelang Kunjungan Presiden Prabowo
- Heboh! Ribuan PPPK Paruh Waktu Muna Barat Kompak Joget Lulo Usai Terima NIP dari Bupati
- Tim Buser77 Polresta Kendari Tangkap Maling Motor: Dijual Rp600 Ribu Buat Judi Online
- IDAI Imbau Anak Bapil-Lemas Tunda Masuk Sekolah: Istirahat hingga Pulih
Posisi kedua disebutkan Ahmad ditempati oleh truk dan posisi ketiga ialah mobil dengan mesin bensin. Saat disinggung kenapa sepeda motor bisa menjadi penyumbang terbesar, dirinya menyebut populasi jadi salah satu penyebabnya.
“Dari gambar ada dua hal, yang pertama karena populasinya lebih banyak. Secara nasional udah 81 juta ya. Secara populasinya tinggi,” ujarnya.
Tak hanya itu, KPBB juga menyebut catalytic converter yang digunakan pada sepeda motor jauh di bawah standar mobil, sehingga polusi yang dihasilkan lebih besar.
“Memang betul motor mesinnya kecil, hanya satu silinder, tetapi secara prinsip setiap pembakaran menghasilkan gas buang yang berbahaya. Masalahnya, catalytic convertermau kecil maupun besar itu sama saja,” tuturnya.
Tak Melakukan Modifikasi
Karena itu, KPBB menghimbau pemilik kendaraan untuk tidak melakukan modifikasi yang membuat penghasilan CO2 meningkat dan membuat polusi udara semakin buruk.
“Meski mesinnya kecil, faktanya polusi yang dihasilkan besar. Karena itu juga sebaiknya jangan memodifikasi kendaraan yang bisa membuat polusi bertambah lebih parah,” ujar Ahmad. Adm
Sumber : liputan6.com
Judul : https://m.liputan6.com/otomotif/read/4190255/sepeda-motor-jadi-penyumbang-polusi-terbesar-jalan-raya




