LAJUR.CO, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari bersiap membuka Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Bedah. Program tersebut merupakan pendidikan lanjutan bagi dokter untuk menjadi dokter spesialis bedah.
Peluang pembukaan pendaftaran program studi baru yang bernaung di Fakultas Kedokteran UHO tersebut terbuka lebar dan ditargetkan dimulai pada tahun 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO, Dr. Herman, mengungkapkan pengusulan program studi tersebut telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat. Seluruh tahapan asesmen, termasuk proses administrasi dalam rangka penyelenggaraan PPDS Bedah juga telah diselesaikan.

“Administrasi sudah kelar. Tadi ada tim evaluasi lapangan yang datang mengecek kelayakan UHO,” ujar Dr. Herman, Jumat (9/1/2026).
Ia menambahkan, kepastian pembukaan program studi PPDS Bedah pada tahun 2026 tinggal selangkah lagi. Saat ini, pihak universitas masih menunggu penetapan kuota mahasiswa dari pusat.
“Harapannya, kita sudah bisa menerima mahasiswa tahun ini,” sambungnya.
Dr. Herman menjelaskan, penyelenggaraan Program Studi Dokter Spesialis Bedah di UHO akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan Universitas Hasanuddin sebagai kampus pengampu. Dalam proses perkuliahan dan pendidikan klinik, UHO bermitra dengan sejumlah rumah sakit di Kota Kendari, diantaranya RSUD Bahteramas, RS Kota Kendari, dan RS Dr. Ismoyo.
Sebelumnya, UHO mengusulkan dua program studi untuk percepatan pendidikan dokter spesialis, yakni spesialis bedah dan spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn). Namun, dari dua usulan tersebut, pemerintah pusat baru menyetujui pembukaan program studi spesialis bedah.
“Yang bisa disubmit bedah. Obgyn semoga menyusul. Padahal sebenarnya yang lebih siap adalah obgyn, tetapi ada syarat formil yang mungkin tidak terpenuhi hingga batas waktu. Kita lakukan secara bertahap, semoga obgyn bisa dilaksanakan tahun depan,” pungkas Dr. Herman. Adm




