ADVETORIALBERITA TERKINIHEADLINE

UHO Resmi Buka PPDS Ilmu Bedah, Kolaborasi Pemprov Sultra Siapkan Generasi Dokter Spesialis untuk Wilayah Pesisir

×

UHO Resmi Buka PPDS Ilmu Bedah, Kolaborasi Pemprov Sultra Siapkan Generasi Dokter Spesialis untuk Wilayah Pesisir

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (UHO) resmi meluncurkan Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Bedah pada Februari 2026. Kehadiran program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan di Sulawesi Tenggara (Sultra), terutama di kawasan pesisir dan kepulauan.

Peluncuran tersebut menegaskan komitmen UHO dalam mencetak tenaga medis spesialis yang kompeten, profesional, serta mampu menjawab tantangan geografis daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO, Herman, menegaskan bahwa pembukaan program ini tidak sekadar pengembangan akademik, tetapi juga mengemban misi kemanusiaan.

“Program ini tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga membawa misi kemanusiaan,” ujarnya.

Menurutnya, kebutuhan dokter spesialis di Sultra masih tinggi, khususnya di wilayah dengan karakter kepulauan. Kondisi tersebut menuntut kehadiran tenaga medis dengan keahlian khusus.

UHO pun menghadirkan spesialis bedah dengan penguatan kompetensi kedokteran pesisir guna menjawab kebutuhan tersebut.

Baca Juga :  Wakil Dirut Bulog Kunker di Sultra, Pantau Eksekusi Program Swasembada Pangan 2026

“Kita adalah daerah pesisir dan kepulauan. Karena itu, kita menyiapkan spesialis bedah dengan keahlian kedokteran pesisir agar pelayanan kesehatan di wilayah tersebut semakin optimal,” jelasnya.

Fokus Cetak Spesialis untuk Daerah Kepulauan

Herman menilai Fakultas Kedokteran UHO memiliki kapasitas untuk mengembangkan berbagai program pendidikan dokter spesialis lainnya di masa depan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat pendidikan medis di daerah.

Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan fasilitas layanan kesehatan dinilai menjadi kunci dalam memperluas akses pendidikan spesialis.

Selain itu, ia mendorong pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota di Sultra untuk berperan aktif dalam mendukung program ini, salah satunya dengan mengirimkan dokter umum untuk melanjutkan pendidikan spesialis.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Musim Kemarau di Sultra Datang Lebih Cepat, Sebagian Wilayah Mulai Juni

“Saya berharap setiap daerah dapat mengutus minimal satu dokter umum untuk mengikuti pendidikan dokter spesialis di UHO,” tuturnya.

Pemprov Sultra Siapkan Beasiswa PPDS Ilmu Bedah

Dukungan terhadap program ini juga datang dari Pemerintah Provinsi Sultra. Melalui Dinas Kesehatan, pemerintah menyiapkan skema beasiswa bagi dokter umum yang ingin melanjutkan pendidikan spesialis di UHO.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Andi Edy Surahmat, mengatakan program beasiswa tersebut menjadi langkah konkret untuk mengatasi keterbatasan tenaga spesialis di sejumlah daerah.

“Kebutuhan dokter spesialis di Sultra masih menjadi tantangan, terutama di beberapa kabupaten/kota yang kekurangan tenaga bedah,” ujarnya.

Ia menambahkan, Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah penyediaan beasiswa bagi calon dokter spesialis.

Baca Juga :  Pemprov Sultra Siapkan Beasiswa PPDS Bedah di UHO

“Gubernur berharap pemerataan dokter spesialis di Sultra dapat terwujud, karena hal ini selama ini menjadi kendala dalam sektor kesehatan,” katanya.

Program beasiswa nantinya akan dilakukan melalui mekanisme seleksi dan perangkingan dengan sejumlah persyaratan yang diatur dalam peraturan gubernur. Skema ini dirancang untuk menjaring kandidat terbaik sekaligus memastikan mereka kembali mengabdi di daerah asal.

Kehadiran PPDS Ilmu Bedah di UHO dinilai menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan. Selain memperkuat layanan medis, program ini juga membuka peluang bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan spesialis tanpa harus keluar dari Sultra.

“Kami berharap program beasiswa ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para dokter umum yang memiliki komitmen untuk mengabdi di daerah,” pungkasnya. Adv