BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Stok Beras Melimpah, Sultra Jadi Pemasok Empat Provinsi di Indonesia Timur

×

Stok Beras Melimpah, Sultra Jadi Pemasok Empat Provinsi di Indonesia Timur

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi salah satu daerah penyangga pangan di kawasan Indonesia Timur. Dengan stok beras yang melimpah, Sultra rutin memasok kebutuhan beras ke empat provinsi yakni Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku, dan Papua.

Kepala Kantor Wilayah Bulog Sultra, Benhur Ngkaimi, mengatakan sepanjang tahun lalu total 44 ribu ton beras telah didistribusikan ke empat provinsi tersebut untuk membantu pemenuhan kebutuhan konsumsi masyarakat.

“Secara keseluruhan beras yang kami suplai mencapai 44 ribu ton. Pengiriman ini dilakukan secara rutin ke empat provinsi, dan Papua menjadi daerah penerima terbesar dengan jumlah pasokan sekitar 16 ribu ton,” ujar Benhur, Senin (26/1/2026).

Baca Juga :  Registrasi SIM Card Biometrik Mulai Diterapkan 2026, Ini Caranya

Menurut Benhur, distribusi beras ke luar daerah merupakan bagian dari strategi Bulog mengantisipasi kelebihan stok beras lokal di Sultra. Langkah ini sekaligus menjaga sirkulasi beras karena keterbatasan kapasitas gudang yang dimiliki Bulog Sultra.

“Yang masih menjadi kendala dalam penyerapan beras adalah keterbatasan gudang. Saat ini kapasitas gudang kami hanya sekitar 30 ribu ton. Jika disesuaikan dengan target pengadaan, kami masih membutuhkan tambahan ruang penyimpanan sekitar 70 ribu ton,” jelasnya.

Ia berharap persoalan keterbatasan ruang penyimpanan dapat teratasi seiring berjalannya waktu, baik melalui optimalisasi gudang yang ada maupun dengan melakukan penyebaran stok ke daerah lain.

Baca Juga :  Wisuda UHO Kini Lebih Fleksibel, Pendaftaran Dibuka Setiap Waktu

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Bulog Sultra berencana menyewa gudang tambahan sebagai tempat penampungan beras. Benhur pun membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak yang memiliki fasilitas gudang layak pakai.

“Jika ada informasi terkait gudang yang bisa kami pinjam atau sewa, kami mohon agar dapat disampaikan. Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan TNI dan Pemerintah Provinsi. Termasuk gudang milik Pemprov di kompleks Polda yang rencananya akan kami sewa, meski masih memerlukan sedikit perbaikan,” katanya.

Benhur menambahkan, pihaknya telah meminta agar laporan terkait kebutuhan gudang tersebut disampaikan kepada Gubernur Sultra, termasuk potensi pemanfaatan gudang di daerah lain.

Baca Juga :  9 Tanda Tubuh Kamu Kekurangan Protein

Bulog pun kini mulai melakukan ancang-ancangn menyusul awal panen raya perdana tahun 2026 yang diperkirakan akan berlangsung lebih cepat, yakni mulai Februari hingga April. Periode tersebut menjadi krusial dalam menjaga keberlanjutan swasembada pangan yang telah dicapai pada 2025.

“Februari sampai April menjadi masa krusial bagi Bulog untuk mempertahankan swasembada pangan. Karena itu, kesiapan gudang menjadi faktor yang sangat penting,” ujarnya.

Saat ini, gudang filial milik Bulog Sultra memiliki kapasitas sekitar 30 ribu ton, ditambah kapasitas tambahan sekitar 20 ribu ton, sehingga total daya tampung berada di kisaran 50 ribu ton beras. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x