LAJUR.CO, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, mencanangkan pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) secara masif dan terkoordinasi di seluruh wilayah Sultra.
Gerakan tersebut sejalan dengan arahan penting Presiden RI pada 2 Februari 2026. Pemerintah Provinsi Sultra langsung bergerak cepat memastikan program tersebut tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi gerakan nyata dan berkelanjutan di Bumi Anoa.
Instruksi gubernur ditujukan kepada para bupati dan wali kota, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat fungsional dan aparatur sipil negara (ASN), instansi vertikal, BUMN, BUMD, pelaku usaha, ritel modern hingga UMKM, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Seluruh unsur diminta melaksanakan korve atau kerja bakti minimal dua kali sepekan, setiap Selasa dan Jumat.
Fokus kegiatan meliputi pembersihan lingkungan, penataan kabel semrawut, serta penertiban baliho dan papan reklame (billboard). Penataan dilakukan secara tertib dan terintegrasi guna menghadirkan wajah kota dan kawasan publik yang lebih rapi, aman, dan nyaman.
Gerakan Indonesia ASRI menyasar sejumlah aset milik Pemprov Sultra, di antaranya kawasan eks MTQ, tempat pelelangan ikan (TPI), kolam retensi, ruang terbuka hijau (RTH) di sekitar Kantor Gubernur, eks Kantor Koperasi di Kemaraya, kawasan olahraga air (water sport) eks Kafe Segitiga Teluk, terminal, hingga eks Kantor KPU di Jalan Wayong.
Sasaran tambahan mencakup Pasar Sentral, Kali Kadia, dan Lapangan Benua-Benua melalui sinergi dengan Pemerintah Kota Kendari agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan dan seluruh penataan berjalan selaras.
Tak hanya menyentuh aspek fisik, gerakan ini diperluas ke sektor pendidikan. Pembinaan siswa diperkuat bersama TNI-Polri guna mencegah tawuran dan penyalahgunaan narkoba, sehingga semangat Indonesia ASRI turut membentuk karakter generasi muda.
Gubernur menegaskan setiap perangkat daerah wajib melakukan pengarahan internal serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana sebelum pelaksanaan korve.
Melalui Gerakan Nasional Indonesia ASRI, Pemprov Sultra menegaskan komitmen membangun budaya bersih, tertib, dan disiplin sebagai fondasi mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, indah, dan berkelanjutan di Bumi Anoa. Adm




