BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Ratusan Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Ramadan Sultra Fest 2026

×

Ratusan Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Ramadan Sultra Fest 2026

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI — Ratusan warga memadati lokasi Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar dalam rangkaian Ramadan Sultra Fest 2026, inisiasi Bank Sultra. Gelaran Pasar Murah GPM yang digagas Bank Sultra bersama Bank Indonesia Sultra berlangsung di Pelataran Tugu Religi Eks MTQ Kendari, Rabu (4/3/2026).

Program tersebut secara resmi dibuka langsung Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sultra Ari Siswato, Dirut Bank Sultra Andri Permana dan Kepala BI Sultra Edwin Permadi. GPM digelar sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus mengendalikan inflasi selama Ramadan.

Baca Juga :  THM Dilarang Buka Saat Ramadan, Pengusaha Mbalelo Terancam Sanksi Tegas

Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu strategi pemerintah untuk melindungi daya beli masyarakat, terutama menjelang Idulfitri, ketika permintaan bahan pokok biasanya meningkat.

Andi Sumangerukka menegaskan, upaya menjaga stabilitas harga tidak bisa dilakukan sendiri. Menurutnya, diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga perbankan, pelaku usaha, distributor, dan masyarakat agar stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga.

Ia mengapresiasi langkah dan komitmen Bank Sultra yang menginisiasi kegiatan tersebut dalam rangkaian Ramadan Sultra Fest 2026.

“Apa yang dilakukan hari ini mencerminkan peran strategis Bank Sultra, bukan hanya sebagai lembaga keuangan daerah tetapi mitra pembangunan yang aktif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ucap Andi Sumangerukka.

Baca Juga :  Pertamina - Polda Sulsel Perkuat Sinergi Pengawasan Distribusi & Penertiban BBM Subsidi

Saat perhelatan GPM, Bank Sultra menyediakan 2.000 kupon belanja, masing-masing senilai Rp20.000, untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Pada hari pembukaan, sebanyak 1.000 kupon telah disalurkan, dengan rincian 500 kupon untuk ASN lingkup Pemprov Sultra, 300 kupon untuk Pemerintah Kota Kendari, serta 200 kupon dibagikan langsung kepada warga di lokasi kegiatan kawasan MTQ.

Melalui kupon tersebut, masyarakat dapat membeli beras SPH 5 kilogram dengan harga Rp25 ribu, jauh di bawah harga pasar yang mencapai sekitar Rp50 ribu.

Baca Juga :  Lowongan Kepsek hingga Tendik SMA Garuda, Ini Syarat hingga Dokumen yang Diperlukan

Selain beras, sejumlah komoditas lain dijajakan di bawah harga pasar, seperti minyak goreng, telur, dan gula pasir. Kondisi ini membuat banyak warga rela mengantre sejak pagi demi mendapatkan kebutuhan rumah tangga dengan harga lebih murah menjelang Idulfitri.

Andi Sumangerukka menegaskan, pemerintah akan terus berupaya menekan laju inflasi melalui berbagai program intervensi pasar.

“Jadi kita berusaha menekan inflasi, agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan beras dan masyarakat yang betul-betul tidak mampu bisa mendapatkan manfaat,” ujar Andi Sumangerukka.

Laporan: Ika Astuti

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x