LAJUR.CO, KENDARI – Kepala Bandara Haluoleo Kendari, Denny Ariyanto, menyatakan hingga kini, belum ada maskapai yang mengonfirmasi pengajuan extra flight untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran 2026.
Menurut Denny, jumlah penerbangan yang terdata di Bandara Haluoleo Kendari masih dalam kondisi normal. Meski demikian, terdapat penambahan penerbangan dari AirAsia yang mulai beroperasi di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Maskapai tersebut melakukan penerbangan perdana di wilayah Sultra pada Sabtu, 7 Maret 2026. Rute yang dibuka yakni Kendari–Makassar–Palu, dengan dua penerbangan setiap hari untuk rute Kendari–Makassar. Meski ada tambahan jadwal, penerbangan tersebut tetap masuk kategori penerbangan reguler, bukan extra flight.

“Sejauh ini belum ada maskapai yang mengajukan extra flight. Kalau ada tentu akan kami sampaikan. Dengan tambahan dua penerbangan dari AirAsia, saat ini total ada sekitar 11 flight per hari di Bandara Haluoleo,” ujar Denny.
Aktivitas penumpang di Bandara Haluoleo Kendari pada Sabtu (7/3/2026) mulai menunjukkan peningkatan. Meski belum memasuki periode puncak arus mudik Lebaran, pergerakan penumpang terlihat lebih ramai dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Denny mengakui ada tren kenaikan jumlah penumpang pesawat dalam sepekan terakhir. Namun, peningkatan tersebut masih dalam kategori normal. Berkisar berkisar 1 hingga 5 persen, terutama pada akhir pekan.
“Sekitar seminggu terakhir memang ada peningkatan. Kenaikannya masih sekitar 1 sampai 5 persen,” jelasnya.
Ia memperkirakan puncak arus mudik melalui Bandara Haluoleo Kendari akan terjadi pada H-3 Lebaran. Prediksi tersebut mengacu data pergerakan penumpang pada periode mudik tahun sebelumnya.
“Berdasarkan data tahun lalu, puncak arus mudik biasanya terjadi pada H-3. Tahun ini juga dipengaruhi oleh momentum hari besar keagamaan seperti Nyepi. Sementara arus balik diperkirakan terjadi pada H+4,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar, M. Mauludin, mengatakan pihaknya telah mengirim sejumlah inspektur untuk melakukan ramp check di Bandara Haluoleo Kendari.
Pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan kondisi armada pesawat serta infrastruktur pendukung keselamatan penerbangan dalam keadaan prima menjelang musim mudik Lebaran.
“Kami bertanggung jawab terhadap keselamatan penumpang pesawat. Karena itu kami memastikan semua aspek penerbangan aman, mulai dari pesawat, fasilitas bandara, navigasi hingga sistem keamanan,” ujarnya.
Menurut Mauludin, pemeriksaan serupa juga dilakukan terhadap 26 fasilitas bandara yang masuk pada wilayah kerja Otban V. Diantaranya yang terdapat di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, hingga Sulawesi Tenggara.
“Karena kita bertanggungjwab terhadap keselamatan penumpang pesawat. Tim inspektur kami turunkan untuk memastikan seluruh fasilitas bandara, navigasi penerbangan, serta sistem keamanan berfungsi dengan baik. Makanya kita datang hari ini. Kalau kita lihat sih, baik,” tutupnya. Adm





