LAJUR.CO, KENDARI – Suasana religius begitu terasa di lapangan sepak bola Desa Lapolea, Kecamatan Barangka, Rabu (15/4/2026). Dari atas panggung utama, suara tilawah Al-Qur’an menggema merdu dan penuh penghayatan.
Lantunan ayat suci tersebut dibawakan para peserta Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-VI tingkat Kabupaten Muna Barat. Perhelatan lomba islami ini dibuka langsung Bupati Muna Barat La Ode Darwin pada Senin (13/4/2026) lalu.
Selain lomba MTQ, event tahunan tersebut juga dirangkaikan dengan Festival Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi). Kegiatan yang diikuti puluhan partisipan itu dijadwalkan akan ditutup secara resmi pada 17 April 2026.

Ketua Dewan Hakim Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Muna Barat, La Karimu, menyebutkan bahwa cabang lomba yang dipertandingkan cukup beragam. Mulai dari tilawah, syarhil, qiraat sabah, serta hafalan Al-Qur’an mulai dari 5 juz hingga 30 juz.
“Cabang lomba terdiri dari tilawah, syarhil Al-Qur’an, serta beberapa kategori lainnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Selain itu, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan vokalis religi dari kategori anak-anak, remaja, hingga dewasa, serta lomba pop religi anak-anak.
Tak hanya itu, seni kaligrafi Al-Qur’an turut menjadi bagian dari rangkaian lomba, dengan berbagai kategori. Mulai dari kategori dekorasi, penulisan naskah, kontemporer, hiasan mushaf, hingga karya digital.
Peserta lomba sendiri berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa, menunjukkan antusiasme lintas generasi dalam syiar Al-Qur’an.
Para peserta yang ambil bagian dalam ajang ini berjuang untuk memperebutkan gelar juara MTQ tingkat Kabupaten Muna Barat tahun 2026. Para pemenang nantinya akan mewakili kabupaten pada MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Tak hanya menjadi ajang kompetisi, MTQ ini juga menjadi wadah untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta mempererat ukhuwah islamiyah di tengah kehidupan sehari-hari. Red




