BERITA TERKINIHEADLINE

Petugas Gendong Jemaah Tertua di Bandara Haluoleo Jelang Keberangkatan ke Embarkasi Makassar

×

Petugas Gendong Jemaah Tertua di Bandara Haluoleo Jelang Keberangkatan ke Embarkasi Makassar

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Petugas haji asal Sultra terlihat menggendong jemaah calon haji lansia tertua asal Kota Kendari, Siti Zubaidah. Jemaah berusia sekitar 96 tahun itu dibantu saat proses keberangkatan Kloter 32 yang merupakan rombongan kedua yang bertolak ke Tanah Suci.

Momen haru tersebut terjadi di Bandara Haluoleo Kendari, Selasa (12/5/2026), saat jemaah bersiap diberangkatkan menuju Embarkasi Makassar. Zubaidah bersama ratusan jemaah calon haji asal Kendari dijadwalkan terbang menggunakan pesawat Lion Air setelah melalui prosesi pelepasan resmi oleh pemerintah.

Suasana bandara tampak ramai oleh keluarga dan kerabat jemaah. Tangis haru mewarnai momen pelepasan Kloter 32 di tengah layanan khusus yang diberikan kepada jemaah lansia dan risiko tinggi.

Pembimbing Jemaah Haji Sultra, Sunardi, menyampaikan layanan paripurna kepada jemaah haji sejalan dengan tema penyelenggaraan haji tahun 2026, yakni ramah lansia, disabilitas, dan perempuan. Pemerintah bersama petugas lapangan menyiapkan layanan khusus, termasuk pendampingan sejak asrama hingga bandara.

Baca Juga :  Gotong Royong KARTANA, PMII & KONI, Amankan Jalan Sehat & Aksi Lingkungan di Kendari

“Khusus jemaah lansia, mulai dari tadi kita sudah peragakan. Mulai dari asrama haji kita sudah jemput dengan kursi roda, kemudian pakai mobil khusus, ada Hiace,” jelas Sunardi.

Kendaraan bagi jemaah lansia pun berbeda. Oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), mereka menggunakan mobil hiace, tidak bergabung di bus besar layaknya jemaah yang masih fit. Jumlah pendaping juga lebih banyak. Jemaah lansia dan punya risiko tinggi mendapat penanganan khusus selama proses pemberangkatan.

Sunardi menjelaskan koordinasi lintas sektor telah dilakukan sejak awal sehingga seluruh rangkaian keberangkatan jemaah calon haji asal Sultra berjalan lancar.

“Alhamdulillah dari kemarin sore kami sudah koordinasi dengan pihak kesehatan, kemudian dari kepolisian, Danlanud, dan perhubungan yang berhubungan dengan kesiapan keberangkatan, semua berjalan dengan lancar. Jemaah kita alhamdulillah semua dalam posisi sehat walafiat. Kita berdoa kepada Allah mudah-mudahan jemaah ini terus dalam kondisi sehat sampai ke Tanah Suci,” ungkapnya.

Baca Juga :  Internet Camping Ground Kendari Mati: Biaya Langganan Tak Dibayar, Tiket Balik ke Cash Lagi!

Ia mengatakan, pelayanan di lapangan melibatkan banyak pihak yang bergerak bersama membantu jemaah, termasuk dalam proses mobilisasi lansia. Ia memuji layanan bandara yang begitu sigap memberi prioritas dan perhatian penuh selama proses pelepasan jemaah haji.

“Alhamdulillah kita lihat tadi setelah kita tiba, teman-teman kita dari bandara, kemudian dari Danlanud, dan AVSEC luar biasa semua bergerak bersama-sama memberikan pelayanan kepada jemaah.”

“Kita lihat ada yang digendong, ada yang dijemput. Luar biasa, pelayanannya sangat bagus sekali.”

Di akhir keterangannya, Sunardi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan jemaah haji asal Sultra. Ia berharap sevice tersebut tetap dipertahankan hingga proses kepulangan jemaah haji mendatang.

Baca Juga :  PT Vale Dorong Hilirisasi Nikel Hijau di HUT ke-62 Sultra

Berdasarkan data, total jemaah haji Sultra tahun 2026 mencapai sekitar 2.078 orang, dengan Kota Kendari sebagai daerah penyumbang terbanyak yakni sekitar 546 jemaah.

“Hari ini kita terbangkan Kloter 32. Insyaallah hari ini ada tiga kali penerbangan untuk Kloter 32. Penerbangan pertama ini yang sekarang kita angkut ada 157 orang. Alhamdulillah ini sudah ada di bandara.”

“Kemudian sebentar nanti akan menyusul untuk jam 14.30 akan kita terbangkan yang kedua sebanyak 136 orang. Dan kemudian yang ketiga nanti sore jam 15.30 itu akan kita terbangkan sebanyak 90 orang.”

Ia menambahkan seluruh proses ditargetkan berjalan lancar hingga jemaah tiba di Embarkasi Makassar pada sore hari. Di Embarkasi Makassar, jemaah akan menjalani proses penerimaan, pembagian living cost, serta pembagian gelang sebelum melanjutkan tahapan berikutnya menuju Tanah Suci. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x