LAJUR.CO, KENDARI — Momentum Hari Raya Iduladha menjadi pengingat penting tentang nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama. Dalam ajaran Islam, ibadah kurban memiliki keutamaan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus sarana mempererat solidaritas sosial, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan.
Semangat itulah yang diwujudkan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan menyalurkan satu ekor sapi kurban kepada Pondok Pesantren Ulumul Quran.
Hewan kurban tersebut rencananya akan disembelih tepat di hari H Iduladha setelah pelaksanaan salat Id yang akan langsung dibagikan kepada masyarakat sekitar pesantren.
Ketua DPW HPN Sultra, Muh Ikhsan Saruna mengatakan, penyaluran hewan kurban itu merupakan bentuk kepedulian sosial organisasi kepada masyarakat dan lingkungan pesantren.
“Kami dari HPN meniatkan satu ekor sapi kurban untuk disembelih di Pesantren Ulumul Quran. Semoga ini bisa memberi manfaat dan keberkahan bagi masyarakat,” ujar Ikhsan, Senin (25/5/2026).
Sementara itu, Bendahara DPW HPN Sultra, Arif Muhammad menyampaikan, program tebar daging kurban menjadi bagian dari komitmen organisasi HPN Sultra dalam membangun nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Kami bersama ketua dan pengasuh pondok pesantren berharap kurban ini menjadi bentuk niat tulus untuk berbagi kepada masyarakat. Insyaallah akan dipotong pada hari pertama setelah salat Iduladha,” katanya.
Pihak pondok pesantren turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan hewan kurban dari DPW HPN Sultra yang dinilai memberi manfaat bagi santri dan warga sekitar.
Sebagai informasi, organisasi HPN merupakan badan otonom di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU). Lembaga ini berfungsi menghimpun dan memberdayakan para pengusaha, pedagang, serta pelaku UMKM warga Nahdliyin.
Secara khusus, HPN bergerak dalam penguatan ekonomi umat melalui pengembangan usaha, pemberdayaan UMKM, hingga membangun kolaborasi antar-pelaku usaha di lingkungan warga NU.
Di Sultra, organisasi HPN tercatat aktif dan berkembang mulai tahun 2022 melalui jejaring Nahdlatul Ulama. Saat ini, kepengurusan DPW HPN Sultra periode 2026–2031 terus mendorong berbagai kegiatan sosial dan ekonomi sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat. Adm





