LAJUR.CO, KENDARI – Sebanyak 5.348 calon mahasiswa baru (maba) mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Mandiri (SM) Universitas Halu Oleo (UHO) tahun ajaran 2026/2027. Persaingan ketat terjadi karena kampus hanya akan menerima sekitar 56 persen atau kurang lebih 3 ribu peserta pada tahap seleksi ini.
Persaingan semakin ketat karena dari total peserta tersebut, UHO hanya akan menerima sekitar 56 persen atau kurang lebih 3 ribu calon mahasiswa pada jalur Seleksi Mandiri (SM) melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Dari total kuota yang disiapkan, UHO sebenarnya hanya mengalokasikan sekitar 30 persen atau 2.822 kursi untuk jalur Seleksi Mandiri. Namun, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena adanya kekurangan sekitar 300 kursi dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), yang akan dialihkan ke jalur mandiri.
“Kuota yang akan diterima itu kalau aslinya 2.822, tetapi itu akan masih bertambah dan lagi menunggu yang registrasi ulang yang lulus SNBT,” ujar Wakil Rektor I Bidang Akademik UHO, Prof. La Ode Santiaji Bande, saat diwawancarai, Sabtu (13/6/2026).
UTBK Seleksi Mandiri UHO sendiri digelar selama dua hari, yakni 13–14 Juni 2026, dengan pelaksanaan di 15 lokasi dan 29 ruangan di lingkungan Kampus Hijau.
Prof. Santiaji menyebut, apabila pada tahap ini kuota belum terpenuhi, UHO akan kembali membuka seleksi tahap kedua khusus untuk program studi yang masih memiliki daya tampung di bawah 50 persen peminat.
“Jadi tidak semua prodi yang akan buka, tentu prodi favorit sudah tidak buka lagi. Paling yang daya tampungnya masih di bawah 50 persen, itu pasti akan kami buka kembali,” katanya.
Ia menegaskan, pembukaan tahap lanjutan tersebut hanya berlaku untuk program studi tertentu yang belum memenuhi kuota.
Lebih lanjut, ia mengimbau para calon mahasiswa baru agar memanfaatkan kesempatan seleksi ini dengan sebaik-baiknya melalui persiapan belajar yang maksimal.
“Sehingga mereka punya peluang untuk lulus sesuai dengan prodi yang dituju masing-masing,” ungkapnya.
Laporan: Ika Astuti




