BERITA TERKINIHEADLINE

Mata Garuda Sultra Gelar Sosialisasi Beasiswa LPDP: Awardee Sharing Tips & Trik Kuliah S2 di Tiongkok

×

Mata Garuda Sultra Gelar Sosialisasi Beasiswa LPDP: Awardee Sharing Tips & Trik Kuliah S2 di Tiongkok

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI — Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bersama Mata Garuda Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menggelar sosialisasi beasiswa di Aula Kantor DJPb Kendari, Sabtu (23/5/2026). Kali ini, Mata Garuda Sultra fokus membahas tips lolos administrasi dan wawancara beasiswa magister di Tiongkok.

Sekitar 250 peserta dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mulai dari mahasiswa, fresh graduate, dosen, hingga profesional aktif berdiskusi dan menggali informasi mengenai peluang studi magister di Tiongkok melalui program beasiswa LPDP–GEM–Central South University (CSU).

Ketua Mata Garuda Sultra, Muhammad Siddiq Ibrahim, mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan memperkenalkan program Beasiswa LPDP-GEM sekaligus meningkatkan motivasi dan kesiapan peserta untuk melanjutkan studi ke luar negeri.

Menurut Siddiq, masifnya sosialisasi diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pendaftar LPDP dari Sulawesi Tenggara setiap tahunnya. Siddiq menyebut jumlah penerima LPDP secara nasional saat ini mencapai sekitar 58.444 orang, namun penerima dari Bumi Anoa masih berada di bawah satu persen.

Baca Juga :  Buka Forum Internasional di UHO, Sekjen UCLG ASPAC: Teori di Kampus Harus Jadi Aksi Nyata

“Kegiatan sosialisasi LPDP ini yang paling penting juga partisipasi pendaftaran beasiswa LPDP khususnya di Sultra. Mata Garuda Sultra selama ini rutin melakukan sosialisasi dan pendampingan bagi yang ingin melanjutkan kuliah dengan dana beasiswa LPDP,” ujar alumni UGM tersebut.

Peserta juga diberikan informasi terperinci mengenai studi S2 di CSU, khususnya jurusan Metallurgical Engineering dan International Trade for Non-Ferrous Metal yang dinilai relevan dengan kebutuhan industri strategis nasional.

Awardee LPDP–GEM–CSU Batch 2, Alief Rasyidi Baking dan Ririn Handayani, turut hadir membagikan pengalaman kuliah sekaligus menjelaskan skema beasiswa pendidikan yang dikelola Kementerian Keuangan tersebut.

Alief menjelaskan, selama sesi sharing peserta mendapatkan penjelasan menyeluruh mengenai program LPDP–GEM–CSU. Mulai dari skema kerja sama antara LPDP, GEM, dan CSU, cakupan pembiayaan, tahapan seleksi, hingga pengalaman studi dan riset di Tiongkok.

Baca Juga :  Marak Penawaran Haji Tanpa Antre, Pemerintah Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur

“Peserta diberikan gambaran mengenai prospek karier lulusan, atmosfer akademik di CSU, peluang riset di industri pengolahan mineral, serta kontribusi program ini dalam menyiapkan SDM Indonesia di sektor hilirisasi dan industri logam strategis,” jelas Alief.

Kata alumni School of Metallurgy and Environment CSU itu, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. Banyak peserta aktif bertanya mengenai mekanisme seleksi beasiswa, persyaratan kemampuan bahasa, peluang lolos bagi peserta non-metalurgi, hingga adaptasi kehidupan dan budaya di Negeri Tirai Bambu.

“Banyak juga yang ingin mengetahui bagaimana sistem perkuliahan di CSU, peluang riset langsung di perusahaan, dan bentuk dukungan yang diberikan selama masa studi,” sambungnya.

Ia menilai program studi Metallurgical Engineering dan International Trade for Non-Ferrous Metal sangat relevan dengan kebutuhan global saat ini karena berkaitan langsung dengan penguatan hilirisasi industri dan pengelolaan mineral strategis.

Baca Juga :  Gubernur Sultra Umumkan 51 Hasil Seleksi Kursi Eselon III & IV, yang Lolos Langsung Menjabat

“Metallurgical Engineering berperan penting dalam pengembangan teknologi pengolahan mineral, khususnya nikel dan material baterai kendaraan listrik,” urainya.

“Sementara International Trade for Non-Ferrous Metal penting untuk mendukung penguasaan aspek perdagangan, rantai pasok global, dan strategi bisnis komoditas logam di tengah meningkatnya persaingan industri mineral dunia,” tambahnya.

Sosialisasi beasiswa yang diinisiasi Mata Garuda Sultra tersebut turut mendapat apresiasi dari Kepala Kanwil DJPb Sultra, Dr. Iman Widhiyanto. Ia menyebut program kolaborasi LPDP–GEM–CSU menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah, dunia industri, dan institusi pendidikan global.

Iman pun juga mendorong generasi muda Sultra agar tidak ragu bersaing di tingkat internasional dan memanfaatkan peluang pendidikan global yang tersedia.

“Jangan pernah merasa minder atau ragu bersaing di tingkat global. Anak-anak daerah memiliki potensi yang sama besar untuk berprestasi di panggung internasional,” tegasnya. Red

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x