LAJUR.CO, KENDARI – Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Sulawesi Tenggara (Sultra) memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Program Campuspreneur bersama Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), Selasa (30/6/2026). Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi, khususnya di sektor pangan.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kepala Bulog Kanwil Sultra, Erdi Baskoro, bersama Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Muhammad Nurdin.
Melalui kemitraan tersebut, Bulog dan UMK berkomitmen mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menjadi wirausahawan (entrepreneur) yang inovatif dan adaptif di bidang pangan.
Program Campuspreneur merupakan inisiatif yang menghubungkan dunia pendidikan dengan dunia usaha. Melalui program ini, mahasiswa didorong memperoleh pengalaman langsung dalam mengembangkan usaha, memahami rantai pasok pangan, manajemen bisnis, hingga strategi pemasaran produk.
Selain membangun jiwa kewirausahaan, program tersebut diharapkan mampu menciptakan peluang usaha baru bagi mahasiswa sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi lulusan perguruan tinggi.
Kepala Bulog Kanwil Sultra, Erdi Baskoro, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya Bulog memperluas kemitraan dengan perguruan tinggi dalam mendukung penguatan ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan sektor pangan melalui inovasi, kreativitas, dan semangat kewirausahaan.
Melalui Program Campuspreneur, mahasiswa tidak hanya dibekali teori di ruang kuliah, tetapi juga diberi kesempatan memahami praktik bisnis pangan secara langsung sehingga memiliki bekal untuk membangun usaha secara mandiri setelah lulus.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Muhammad Nurdin, menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bagian dari penguatan pembelajaran berbasis praktik dan kebutuhan dunia kerja.
Ia menilai kemitraan dengan Bulog akan membuka ruang lebih luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi kewirausahaan, khususnya di sektor pangan yang menjadi salah satu sektor strategis dalam pembangunan nasional.
Selain pengembangan kewirausahaan mahasiswa, kerja sama tersebut juga membuka peluang kolaborasi di bidang edukasi pangan, pelatihan, pendampingan usaha, hingga pengembangan bisnis berbasis komoditas pangan.
Melalui sinergi ini, Bulog dan Universitas Muhammadiyah Kendari berharap mampu membangun ekosistem kewirausahaan kampus yang kuat, melahirkan wirausahawan muda yang inovatif, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan penguatan ketahanan pangan nasional. Adm




