LAJUR.CO, KENDARI – Sebanyak 367 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) 66 Kendari resmi diwisuda pada Wisuda Tahap I Tahun 2026 yang digelar di Hotel Claro Kendari, Kamis (2/7/2026). Pada momen tersebut, kampus juga mengumumkan tiga lulusan terbaik dari jenjang magister hingga sarjana yang berhasil mencatatkan prestasi akademik membanggakan.
Sebanyak 367 lulusan yang dikukuhkan terdiri atas 64 lulusan Program Studi Magister Manajemen, 241 lulusan Program Studi S1 Manajemen, dan 62 lulusan Program Studi S1 Akuntansi.
Penghargaan lulusan terbaik Program Studi Magister Manajemen diraih Irfan Nazim setelah berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00. Ia menuntaskan studi dalam waktu 1 tahun 7 bulan 17 hari dan lulus dengan predikat cum laude.
Sementara itu, Muhammad Azrul Utari dinobatkan sebagai lulusan terbaik Program Studi S1 Manajemen dengan IPK 3,97. Ia menyelesaikan pendidikan dalam waktu 3 tahun 8 bulan.
Adapun lulusan terbaik Program Studi S1 Akuntansi diraih Yulin Elzinta yang membukukan IPK sempurna 4,00. Ia menyelesaikan masa studi selama 3 tahun 8 bulan dan lulus dengan predikat cum laude.
Ketua STIE 66 Kendari, Prof. Abdul Aziz Muthalib, mengatakan seluruh wisudawan kini resmi menyandang gelar Magister Manajemen (M.M.), Sarjana Manajemen (S.M.), dan Sarjana Akuntansi (S.Ak.).
Ia berharap para lulusan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh sekaligus menjadi generasi penerus yang berbakti kepada orang tua, keluarga, masyarakat, daerah, bangsa, dan negara.
“Saya menyerahkan kembali kepada kedua orang tua dan keluarga. Semoga saudara-saudari sekalian dapat menjadi generasi penerus yang baik dan berbakti kepada orang tua, keluarga, masyarakat, daerah, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Ketua Yayasan STIE 66 Kendari, Ichsanuddin Akbar, mengatakan sebanyak 367 alumni yang diwisuda telah dipersiapkan agar mampu bersaing di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.
Ia juga memberikan apresiasi atas perjuangan para mahasiswa yang mampu menyelesaikan pendidikan di tengah berbagai tantangan, mulai dari kuliah sambil bekerja hingga membantu keluarga.
“Kami memahami perjalanan kalian tidak mudah. Banyak dari kalian yang menempuh studi sambil bekerja, membantu orang tua, menjaga adik, dan berjuang di tengah keterbatasan. Hari ini Allah dan orang tua kalian memperlihatkan hasilnya dan menangis haru melihat putra-putrinya berdiri sebagai sarjana dan magister,” katanya.
Ichsanuddin mengingatkan para lulusan agar menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal menghadapi dunia profesional, akademik, maupun kewirausahaan. Ia juga berpesan agar para alumni senantiasa menjaga nama baik almamater, memperluas jejaring, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
“Jadilah lulusan yang tidak hanya sukses secara individu, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, sejalan dengan semangat pendidikan tinggi dalam mewujudkan kampus yang berdampak,” tuturnya.
Laporan: Ika Astuti



