LAJUR.CO, KENDARI – Ratusan pelajar dan mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan meramaikan National English Fair (NEF) 2026 yang diselenggarakan Program Studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Halu Oleo (UHO). Kompetisi bahasa Inggris tingkat nasional yang mengusung tema “Rise Beyond Every Phase” itu resmi dibuka pada Kamis (25/6/2026) sebagai wadah mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris sekaligus menyalurkan minat dan bakat generasi muda.
Memasuki penyelenggaraan tahun kedua, National English Fair (NEF) terus menunjukkan perkembangan. Tahun ini, jumlah cabang perlombaan bertambah sehingga memberikan lebih banyak ruang bagi pelajar mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga mahasiswa untuk berkompetisi di tingkat nasional.
Ketua Program Studi Sastra Inggris UHO, Arman, mengatakan NEF merupakan agenda tahunan yang digelar bersama Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sastra Inggris UHO. Menurutnya, peningkatan jumlah perlombaan menjadi indikator antusiasme peserta sekaligus komitmen penyelenggara dalam menghadirkan kompetisi yang lebih berkualitas.
“Alhamdulillah di tahun ini, lomba-lomba yang diselenggarakan mengalami peningkatan dari tahun kemarin. Insya Allah di tahun-tahun ke depan lebih meningkat lagi,” ujar Arman kepada awak media.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan National English Fair juga menjadi bagian dari upaya Program Studi Sastra Inggris UHO mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), terutama dalam meningkatkan prestasi mahasiswa di bidang akademik maupun nonakademik.
NEF 2026 menghadirkan beragam cabang perlombaan, di antaranya News Anchor, Storytelling kategori mahasiswa, Lomba Penulisan Cerpen tingkat nasional, Dubbing, serta Lulo Kreasi yang diperuntukkan bagi peserta berusia 14 hingga 25 tahun.
Selain kompetisi akademik, HMPS Sastra Inggris UHO turut menggelar turnamen futsal sebagai ajang mempererat kebersamaan dan memperkuat solidaritas antarangkatan.
Arman menegaskan seluruh perlombaan akademik dalam National English Fair 2026 wajib menggunakan bahasa Inggris. Menurutnya, aturan tersebut bertujuan mendorong peserta agar lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris sekaligus mengasah kemampuan komunikasi mereka.
“Ketika mereka mengikuti kegiatan ini, bagaimana mereka meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, sehingga ke depannya mereka bisa menunjukkan bahwa minat dan bakat mereka ada di Sastra Inggris,” katanya.
Rangkaian National English Fair 2026 berlangsung selama sembilan hari, mulai 25 Juni hingga 4 Juli 2026. Kegiatan akan ditutup melalui malam puncak yang digelar di Taman Budaya Kendari pada Sabtu (4/7/2026), dengan agenda penampilan para finalis sekaligus pengumuman pemenang dari seluruh cabang perlombaan.
Reporter: Ika Astuti




