BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Pertamina Sulawesi Klaim Libur Sekolah ‘Biang Kerok’ Antrean Parah Pertalite di SPBU Kota Kendari

×

Pertamina Sulawesi Klaim Libur Sekolah ‘Biang Kerok’ Antrean Parah Pertalite di SPBU Kota Kendari

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengklaim meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah menjadi penyebab utama antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU Kota Kendari dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan konsumsi BBM subsidi jenis Pertalite disebut terjadi seiring bertambahnya aktivitas warga, termasuk masuknya kendaraan dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara.

Klaim tersebut disampaikan setelah antrean kendaraan di sejumlah SPBU Kota Kendari mengular hingga sekitar dua kilometer dan menjadi perhatian masyarakat. Sebagaimana diberitakan Lajur.co, Sabtu (4/7/2026), antrean kendaraan di SPBU Anduonohu membentang dari area pengisian hingga ke depan gerai Roti Gembus Anduonohu. Hal sama terjadi di SPBU Ade, kawasan Lepo-Lepo. Barisan mobil memanjang hingga melewati Bundaran Pesawat.

Panjang antrean itu menyebabkan arus lalu lintas melambat, bahkan menutup sebagian akses menuju pertokoan di sepanjang ruas jalan. Sejumlah pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraan untuk mencari celah di antara deretan mobil yang mengantre mengisi Pertalite.

Menanggapi kondisi tersebut, Pertamina memastikan stok Pertalite maupun Pertamax di Fuel Terminal serta seluruh SPBU di Kota Kendari tetap dalam kondisi aman. Distribusi BBM juga terus dioptimalkan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Baca Juga :  Beasiswa Kalla 2026 Kembali Dibuka, Khusus Maba Asal Sultra, Sulsel, Sulteng dan Sulbar

Sales Branch Manager II Fuel Sultra Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Didi Rushadi, mengatakan peningkatan konsumsi Pertalite mulai terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Dalam beberapa hari terakhir terdapat peningkatan konsumsi Pertalite di Kota Kendari. Salah satunya dipengaruhi oleh momentum libur sekolah yang meningkatkan mobilitas masyarakat, termasuk kedatangan kendaraan dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara sehingga kebutuhan BBM ikut meningkat,” ujar Didi, Senin (6/7/2026).

Menurut Didi, secara umum stok BBM di Fuel Terminal maupun seluruh SPBU yang melayani penjualan Pertalite di Kota Kendari masih dalam kondisi aman.

Untuk mengantisipasi tingginya permintaan masyarakat, Pertamina memprioritaskan distribusi ke SPBU yang memiliki tingkat konsumsi tinggi. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga ketersediaan stok Pertalite di seluruh SPBU yang melayani BBM subsidi.

Selain mempercepat distribusi, Pertamina juga memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan Program Subsidi Tepat guna mengantisipasi potensi penyalahgunaan BBM subsidi.

Baca Juga :  Fenomena Antrean Panjang Pertalite di SPBU Kota Kendari yang Tembus 2 Kilometer

“Pertamina juga terus memperkuat pengawasan pelaksanaan Program Subsidi Tepat di SPBU, mengantisipasi potensi transaksi yang tidak sesuai ketentuan agar penyaluran BBM subsidi tepat sasaran,” kata Didi.

Ketua DPC IV Hiswana Migas Sulawesi Tenggara, Fahd Atsur, mengatakan seluruh SPBU di Kota Kendari terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tengah meningkatnya permintaan BBM.

Menurut Fahd, koordinasi dengan Pertamina terus dilakukan agar proses pengisian berlangsung tertib, aman, dan memberikan kesempatan kepada seluruh konsumen yang berhak memperoleh BBM subsidi sesuai aturan.

“Kami terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Pengaturan antrean dilakukan agar proses pengisian berlangsung tertib, aman, dan memberikan kesempatan kepada seluruh konsumen yang berhak memperoleh BBM subsidi sesuai ketentuan,” ujarnya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan pihaknya telah mengambil sejumlah langkah untuk menjaga kelancaran distribusi BBM di Kota Kendari.

Langkah tersebut di antaranya mengoptimalkan petugas marshal di SPBU untuk membantu mengatur antrean, memprioritaskan pengiriman BBM dari Integrated Terminal Kendari ke SPBU yang memiliki tingkat konsumsi tinggi, serta memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah, Hiswana Migas, dan aparat penegak hukum.

Baca Juga :  PT Vale Perkuat Pemulihan Lingkungan, Reklamasi 158 Hektare dan Tanam 72 Ribu Pohon

“Kami telah memaksimalkan peran marshal di SPBU untuk membantu pengaturan antrean, berkoordinasi dengan Integrated Terminal Kendari dalam menentukan prioritas pengiriman ke SPBU dengan kebutuhan tinggi, serta menjalin koordinasi bersama pemerintah daerah, Hiswana Migas, dan aparat penegak hukum guna mendukung kelancaran pelayanan kepada masyarakat,” jelas Lilik.

Pertamina mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan. Perusahaan memastikan pasokan energi di Kota Kendari tetap terjaga serta terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap kondisi distribusi di lapangan.

Apabila masyarakat mengalami kendala layanan maupun membutuhkan informasi terkait penyaluran BBM, Pertamina meminta masyarakat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135. Setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x