BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

HPAL Sambalagi Perkuat Rantai Pasok Baterai EV Global, Rosan: Ini Standar Baru Hilirisasi!

×

HPAL Sambalagi Perkuat Rantai Pasok Baterai EV Global, Rosan: Ini Standar Baru Hilirisasi!

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Proyek High Pressure Acid Leaching (HPAL) Sambalagi di Morowali, Sulawesi Tengah, dinilai menjadi langkah strategis Indonesia dalam memperkuat rantai pasok industri baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Pemerintah menyebut proyek pengolahan nikel tersebut tidak hanya meningkatkan nilai tambah mineral, tetapi juga menjadi standar baru hilirisasi yang menggabungkan aspek industri, keberlanjutan, dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani saat menghadiri momentum kedatangan autoclave, peralatan utama proyek HPAL Sambalagi, di kawasan Bungku Pesisir, Morowali, Sulawesi Tengah, Rabu (22/7/2026).

Dalam agenda tersebut turut hadir Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Vale Indonesia Tbk Bernardus Irmanto, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Arniwaty Lamadjido, Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf, jajaran manajemen PT Vale Indonesia Tbk, PT Bahodopi Nickel Smelting Indonesia (BNSI), GEM Co. Ltd., EcoPro, serta para pemangku kepentingan terkait.

Menurut Rosan, kedatangan autoclave bukan hanya menjadi penanda kemajuan pembangunan fasilitas pengolahan nikel, tetapi juga menunjukkan langkah konkret Indonesia dalam membangun ekosistem hilirisasi yang terintegrasi.

“HPAL Sambalagi hari ini menempatkan standar baru, bukan sekadar mengikuti standar yang sudah ada. Proyek ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi lintas negara Indonesia, Korea Selatan, dan Tiongkok dapat berjalan selaras dengan kepentingan nasional kita,” ujar Rosan.

Ia mengatakan pembangunan proyek tersebut memiliki arti strategis karena menyangkut penguatan kedaulatan sumber daya, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta posisi Indonesia dalam rantai pasok global industri kendaraan listrik.

“Hari ini kita memang menyambut kedatangan autoclave di HPAL Sambalagi. Namun yang sesungguhnya sedang kita bangun bukan hanya sebuah fasilitas industri. Kita sedang membangun ekosistem hilirisasi yang lengkap dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Sulawesi Tengah dan Indonesia,” katanya.

Baca Juga :  Siswa SMAN 1 Pomalaa Belajar Praktik Green Mining di Nursery Tanggetada Milik PT Vale Indonesia

Proyek HPAL Sambalagi merupakan bagian dari Indonesia Growth Project (IGP) Morowali yang dikembangkan PT Vale Indonesia Tbk bersama mitra strategis GEM Co. Ltd. dan EcoPro melalui PT Bahodopi Nickel Smelting Indonesia (BNSI).

Fasilitas tersebut berlokasi di kawasan Indonesia Green Industrial Park (IGIP), Morowali, Sulawesi Tengah. Proyek ini terintegrasi dengan tambang PT Vale di Blok Bahodopi dan menjadi bagian dari pengembangan industri hilir nikel nasional.

Sebagai proyek strategis nasional (PSN), pengembangan HPAL Sambalagi ditetapkan melalui Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 9 Tahun 2022 dan Nomor 21 Tahun 2022. Pemerintah memasukkan proyek ini sebagai bagian dari upaya mempercepat hilirisasi mineral dan pembangunan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Melalui teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL), fasilitas tersebut akan mengolah bijih limonit menggunakan kombinasi tekanan tinggi, suhu tinggi, dan asam sulfat untuk menghasilkan nikel dan kobalt secara efisien.

Hasil pengolahan berupa Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), material antara yang menjadi salah satu bahan baku penting dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik.

Fasilitas HPAL Sambalagi dirancang memiliki kapasitas produksi sekitar 90 ribu ton kandungan nikel per tahun dalam bentuk MHP. Untuk mendukung kapasitas tersebut, pabrik akan mengolah sekitar 10,4 juta ton bijih limonit per tahun yang berasal dari area pertambangan PT Vale di Bahodopi.

Pembangunan fasilitas dilakukan dalam tiga jalur produksi, yakni Line A, Line B, dan Line C, dengan target mencapai first mechanical completion pada akhir 2026.

Baca Juga :  Mengenal Sosok Bahtra Banong, Politikus Gerindra Asal Sultra yang Pasang Badan untuk MBG Prabowo

Rosan menilai proyek tersebut menunjukkan perubahan arah dalam pengelolaan sumber daya mineral Indonesia. Menurutnya, hilirisasi tidak lagi hanya dipandang sebagai upaya meningkatkan nilai ekonomi komoditas, tetapi juga sebagai strategi membangun industri nasional yang memiliki daya saing global.

Ia mengapresiasi konsep pengembangan kawasan industri yang tidak hanya berfokus pada fasilitas produksi, tetapi turut menghadirkan berbagai fasilitas pendukung seperti kawasan hunian pekerja, sarana olahraga, ruang rekreasi, dan fasilitas sosial bagi masyarakat sekitar.

Menurut Rosan, pendekatan tersebut mencerminkan pembangunan industri yang lebih inklusif karena memperhatikan aspek sosial di sekitar kawasan operasional.

“Makna sesungguhnya dari hilirisasi adalah menciptakan nilai, menciptakan kesempatan, dan menciptakan harapan,” ujar Rosan.

Ia menambahkan pengembangan kawasan industri rendah karbon seperti HPAL Sambalagi juga sejalan dengan agenda pemerintah dalam mencapai target Net Zero Emissions. Menurutnya, investasi masa depan harus mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Dukungan terhadap proyek tersebut juga disampaikan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Arniwaty Lamadjido. Ia menilai pengembangan HPAL Sambalagi dapat menjadi penggerak ekonomi daerah apabila berjalan seiring dengan peningkatan manfaat bagi masyarakat lokal.

“Kami mengapresiasi komitmen PT Vale dan para mitra yang tidak hanya membangun kawasan industri, tetapi juga memberikan ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang serta membuka akses bagi masyarakat terhadap berbagai fasilitas yang telah dibangun,” ujar Reny.

Menurutnya, pembangunan kawasan industri harus mampu menghadirkan dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat, baik melalui kesempatan kerja maupun pertumbuhan sektor usaha lokal.

Sementara itu, Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf mengatakan proyek HPAL Sambalagi akan memperkuat posisi Morowali sebagai salah satu pusat hilirisasi mineral nasional.

Baca Juga :  PT Vale Indonesia Buka 22 Posisi Magang, Cek Daftar Formasi dan Cara Daftarnya

“Pemerintah Kabupaten Morowali menyambut baik perkembangan Proyek HPAL Sambalagi sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui hilirisasi industri,” kata Iksan.

Ia meyakini investasi tersebut akan membuka lebih banyak peluang kerja, menggerakkan sektor usaha lokal, serta memberikan efek berganda bagi pembangunan daerah.

Selain membangun fasilitas pengolahan utama, proyek HPAL Sambalagi juga mengembangkan berbagai infrastruktur pendukung seperti dermaga logistik, fasilitas utilitas, kawasan hunian pekerja, dan fasilitas sosial untuk menunjang operasional jangka panjang.

Dalam aspek keberlanjutan, PT Vale bersama mitranya juga memasukkan sejumlah solusi rendah karbon dalam desain fasilitas. Salah satunya melalui Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG), teknologi yang memanfaatkan panas sisa proses produksi untuk menghasilkan listrik secara lebih efisien.

Selain itu, perusahaan juga merencanakan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemanfaatan energi bersih di kawasan industri.

Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Tbk Bernardus Irmanto mengatakan kedatangan autoclave menjadi bukti komitmen perusahaan bersama para mitra dalam menghadirkan industri pengolahan nikel yang bernilai tambah tinggi dan berkelanjutan.

“Kami terus memperkuat peran dalam mendukung hilirisasi mineral Indonesia, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, sekaligus mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon,” ujar Bernardus.

Dengan tibanya autoclave, proyek HPAL Sambalagi memasuki tahapan penting menuju pemasangan peralatan utama, commissioning, hingga operasional fasilitas. Kehadiran proyek ini diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain strategis dalam rantai pasok global industri baterai kendaraan listrik. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x