BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Siswa SMAN 1 Pomalaa Belajar Praktik Green Mining di Nursery Tanggetada Milik PT Vale Indonesia

×

Siswa SMAN 1 Pomalaa Belajar Praktik Green Mining di Nursery Tanggetada Milik PT Vale Indonesia

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Puluhan siswa SMA Negeri 1 Pomalaa memanfaatkan libur sekolah dengan mengikuti kunjungan edukatif ke Nursery Tanggetada milik PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, Senin (30/6). Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia itu menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk mengenal praktik green mining atau pertambangan berkelanjutan melalui pengelolaan pembibitan tanaman dan upaya pelestarian lingkungan.

Saat berkunjung, para siswa didampingi tim Environmental (Enviro) PT Vale untuk melihat secara langsung proses pembibitan tanaman di Nursery Tanggetada. Mereka diperkenalkan dengan berbagai tahapan, mulai dari persemaian awal, teknik pengembangbiakan melalui metode stek, pemindahan bibit ke polybag, hingga tanaman yang telah siap ditanam di area reklamasi maupun penghijauan.

Baca Juga :  Pertamina Beri Santunan bagi 45 Anak Yatim dan Dhuafa di Makassar

Tak hanya mendapat penjelasan, para siswa dan guru juga diajak menanam pohon sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Senior Permit & Compliances Analyst PT Vale Indonesia, Emyliana Manurun, mengatakan Nursery Tanggetada menjadi salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengedukasi generasi muda bahwa perusahaan tambang memiliki komitmen kuat dalam menjaga kelestarian alam melalui praktik green mining. Pertambangan tidak selalu merusak, tetapi juga dapat berjalan beriringan dengan upaya pemulihan lingkungan melalui fasilitas pembibitan seperti yang kami miliki,” ujar Emyliana.

Baca Juga :  Taman Nasional Wakatobi Buka Suara soal Viral Kapal Pembawa Turis Prancis Dicegat di Lokasi Selam Tomia

Ia menjelaskan, bibit yang diproduksi di Nursery Tanggetada nantinya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan penghijauan di area operasional PT Vale, sekaligus mendukung program penanaman bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Kegiatan tersebut disambut antusias para siswa. Ketua OSIS SMA Negeri 1 Pomalaa, Davi Qhirand Best Ferdi, mengaku kunjungan itu memberikan pengalaman baru karena dapat melihat secara langsung proses pembibitan tanaman yang selama ini hanya dipelajari di kelas.

Baca Juga :  31 Tahun Telkomsel: Laba Naik 14,7%, 293 Ribu BTS Dukung Transformasi Digital Indonesia

“Hari ini sangat seru bagi kami. Kami belajar banyak hal baru, mulai dari proses stek hingga tanaman siap tumbuh. Kami berharap PT Vale terus memberikan dampak positif dan konsisten melakukan penghijauan agar hutan-hutan yang telah terbuka dapat kembali hijau,” katanya.

Melalui pengoperasian Nursery Tanggetada, PT Vale menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjalankan kegiatan pertambangan, tetapi juga mendukung upaya pemulihan lingkungan melalui penyediaan bibit tanaman yang akan digunakan dalam program reklamasi dan penghijauan di Sulawesi Tenggara. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x