LAJUR.CO, MUNA BARAT – Teriknya panas matahari yang menyengat kulit tampaknya tidak menyurutkan semangat warga Kabupaten Muna Barat untuk mendapatkan BBM. Ratusan warga memboyong kendaraan masing-masing ke SPBU Pertamina Kambara, Desa Wapae Jaya, Kecamatan Tiworo Tengah, demi mendapatkan giliran mengisi tangki bahan bakar.
Antrean kendaraan mengular terjadi pada Senin (3/8/2026) siang. Deretan kendaraan terlihat memanjang di Jalan Poros Raha–Tondasi, tepatnya di sekitar area SPBU Kambara. Kendaraan roda dua maupun roda empat memenuhi sisi kiri dan kanan jalan hingga membuat arus lalu lintas tersendat.
Kemacetan pun tak bisa dihindari. Panjangnya barisan kendaraan yang mengantre BBM jenis Pertalite menyebabkan ruas jalan di sekitar SPBU mengalami kepadatan. Pengendara yang melintas harus memperlambat laju kendaraan, bahkan sesekali berhenti untuk bergantian menggunakan ruas jalan yang tersisa.
Pantauan awak media LAJUR.CO, antrean kendaraan diperkirakan mengular hingga sekitar 2 kilometer. Antrean mulai terlihat sejak pukul 13.00 Wita dan terus bertambah hingga sekitar pukul 15.00 Wita.
Kendaraan yang mengantre didominasi sepeda motor, mobil pribadi, kendaraan dinas, mobil bak terbuka (pick-up), hingga truk. Sebagian warga yang menunggu giliran tampak mencari tempat teduh di bawah pohon atau area sekitar SPBU karena kondisi cuaca yang cukup terik.
Seorang petugas SPBU Kambara yang ditemui awak media LAJUR.CO di sela-sela melayani pengisian BBM mengatakan, saat itu pengisian hanya melayani BBM jenis Pertalite karena stok Pertamax sedang tidak tersedia.
Kondisi terbatasnya pasokan BBM juga berdampak pada penjualan di tingkat eceran. Sebelum tiba di SPBU Pertamina Kambara, awak media LAJUR.CO mendapati Pertalite dijual di kios eceran dengan harga Rp16.000 per liter. Red



