LAJUR.CO, KENDARI – Enam siswi SMA Negeri 4 Kendari tampil membawakan Tarian Kolosal Nusantara di Istana Negara dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Namun, keberangkatan mereka ke Jakarta tidak dibiayai sekolah.
Keenam siswi tersebut berangkat menggunakan biaya sendiri. Pihak sekolah membenarkan bahwa kegiatan tersebut tidak dapat dibiayai melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) karena sebelumnya tidak masuk dalam rencana anggaran sekolah.
Kepala SMA Negeri 4 Kendari, Liyu, mengatakan penggunaan Dana BOS telah disusun berdasarkan rencana kerja dan anggaran sekolah. Karena itu, pembiayaan hanya dapat diberikan untuk kegiatan yang telah tercantum dalam perencanaan.
“Yang kami bisa biayai adalah semua anggaran-anggaran yang sudah terencana. Misalnya eventnya apa, oh ini ada event ini sudah direncanakan. Bulan berapa, nah itu kita mulai kita anggarkan. Jadi ada event-event yang bisa kita anggarkan, ya kita anggarkan,” ujar Liyu kepada Lajur.co, Selasa (18/8/2026).
Meski tidak mendapatkan pembiayaan dari sekolah, Liyu menegaskan pihaknya tidak membatasi siswa untuk mengikuti kegiatan di luar sekolah.
Menurutnya, sekolah justru memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi dan prestasi, termasuk di bidang nonakademik.
“Kami menganggap bahwa prestasi itu tidak selamanya di bidang akademik. Bagaimana anak didik itu memahami mau ke mana mereka. Dengan demikian, kita di sekolah selalu memberikan kesempatan-kesempatan itu,” ungkapnya.
Liyu menambahkan, sekolah juga memberikan apresiasi kepada siswa yang berhasil menorehkan prestasi setelah mengikuti kegiatan di luar sekolah.
Apresiasi tersebut antara lain dilakukan dengan mengumumkan prestasi siswa di hadapan peserta didik lainnya serta memberikan penghargaan.
“Mereka kita umumkan dan panggil ke atas panggung, kita berikan mereka apresiasi. Sehingga membuat mental mereka bisa lebih baik lagi. Itu yang kita lakukan di sekolah,” katanya.
Adapun enam siswi SMA Negeri 4 Kendari yang tampil di Istana Negara yakni Aliza Al Rabilla, Mutya Naora Janyqa, Alisyah Arafah, Dea Putri Anjani Lambe, Waode Afla Aqila Chrisna, dan Alisya Artanti Putriwati Djafar.
Mereka merupakan bagian dari 20 orang rombongan sanggar tari asal Kota Kendari yang mendapat kesempatan tampil dalam Tarian Kolosal Nusantara di Istana Negara pada perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Laporan: Ika Astuti



