SULTRABERITA.ID, KENDARI – Ditengah ancaman wabah mematikan virus Corona, Negara China membuat masyarakat dunia berdecak kagum. Negara tirai bambu itu sukses membangun rumah sakit 1000 kamar menangani coronavirus hanya dalam tempo 10 hari.
BACA JUGA :
- ESG PT Vale Makin Kuat di 2025: Investasi Lingkungan Naik 54%, Kinerja Energi Membaik
- Indosat Cetak Kinerja Kuat di Awal 2026, Fitur Berbasis AI Dorong Pertumbuhan Dua Digit
- Program Layar Benteng Bergulir: Angkat 18 Film Sineas Sultra, Tayang Ala Layar Tancap di Kepulauan Buton
- Menkes Bicara Peluang Iuran BPJS Kesehatan Naik Tahun Ini
- Disnakertrans Sultra Apresiasi Inisiatif UKPM Siapkan Lulusan Bersertifikasi Kompetensi K3
Rumah sakit tersebut bernama Huoshenshan. Rumah sakit khusus untuk menangani wabah virus corona di Wuhan, Cina diketahui dirancang oleh Huang Xiqiu.
Tak banyak yang tahu, pria Tionghoa ini yang merupakan salah satu alumnus Chung Hua School di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
“Memang benar Huang Xiqiu pernah sekolah Chung Hua School atau disebut Chung Hua Xie Xiao sebelum saya menjadi guru di sana,” kata salah satu guru Chung Hua School, Iwan Natawidjaja saat ditemui di Kabupaten Jember, Kamis (7/2/2020) dikutip dari Tempo.co.
Rumah Sakit Huoshenshan di Wuhan, Cina, Provinsi Hubei, telah diresmikan pada 3 Februari.
Desain rumah sakit itu dibuat oleh Wuhan CITIC Design Institute and Constructed yang merupakan bagian dari perusahaan konstruksi Tiongkok, China Construction Third Engineeing Bureau Co.Ltd.
Dibalik kesuksesan pembangunan rumah sakit khusus virus corona itu ada tangan dingin arsitek yang mendesainnya yakni Huang Xiqiu.
Huang Xiqiu diketahui lahir di Indonesia. Pria Tionghoa ini menghabiskan masa pendidikan SD dan SMP di Chung Hua School Jember. Bahkan orang tuanya juga tinggal di Jember hingga meninggal dunia.
Sumber : Tempo.co





