SULTRABERITA.ID, MUNA – Sebagai daerah yang memiliki wilayah pertanian yang cukup luas, Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara (Sultra) dikenal memiliki potensi besar di bidang pertanian jagung. Banyak investor melirik Muna untuk pengembangan produk jagung namun belum terealisasi secara baik.
BACA JUGA :
- Lab DLH Sultra Resmi Teregistrasi Kementerian, Siap Layani Perusahaan Tambang & Pacu PAD
- Ikuti Arahan Presiden, Gubernur ASR Instruksikan Cabut Baliho & Kabel Pengganggu Estetika
- HUT ke-54 Basarnas: Kantor SAR Kendari Aksi Donor Darah, Kumpulkan 98 Kantong
- 10 Kabupaten Terima Rehab Rumah Nelayan di Sultra, Digarap Mulai Maret 2026
- Breaking: IHSG Ambruk 3,44%, Saham Emas & Emiten Prajogo Longsor
Bupati Muna, Rusman Emba berharap agar tanaman holtikultura ini tidak hanya bernilai konsumtif bagi masyarakat, tapi juga dapat memberi multiplier efek besar terhadap perekonomian petani.

Harapan untuk menjadikan Kabupaten Muna sebagai daerah pengekspor produk jagung disampaikan Rusman Emba kepada para kelompok tani saat hadir dalam pertemuan Rapat Sosialisasi Peluang Usaha Ekspor Komoditas Tanaman Pangan Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan, Senin 9 Maret 2020 di Aula Rumah Jabatan Bupati Muna.
“Varietas jagung di Kabupaten Muna cukup dikenal dan hasilnya akan berlimpah. Ini harus dipertahankan oleh petani. Bagaimana agar potensi ini bisa memberi manfaat ekonomi besar bagi petani dan daerah. Banyak investor yang berminat membantu pengembangan produksi jagung Muna,” ujar Rusman.
Langkah Bupati Rusman menjadikan jagung sebagai komoditi ekspor andalan tidak sekedar wacana.
Sebagai bentuk implementasi pemerintah, kata Rusman berjanji membantu para petani dalam mengelola hasil pertaniannya dengan menggandeng investor dan lembaga perbankan untuk membantu permodalan usaha pertanian di Muna.
“Kita juga mendatangkan salah satu pimpinan bank untuk ikut berperan dalam memberikan pinjaman kepada petani berupa dana pinjaman selain investor tentunya,” ujar Rusman.
Di samping itu, pemerintah akan meningkatkan peran serta penyuluh pertanian memberikan arahan kepada petani di Kabupaten Muna demi peningkatan kualitas produk jagung.
“Kepada petani agar bersifat proaktif dalam melakukan pengembangan pengetahuan sehingga menjadi petani yang berhasil,” pungkas Rusman. Adm



