SULTRABERITA.ID, KENDARI – Gelombang pertama kedatangan TKA China di Bandara Haluoloe bakal disambut aksi unjuk rasa. Adalah Legislator PKS, Sudirman menyatakan kesiapan memimpin aksi unjuk rasa penolakan buruh Tiongkok.
BACA JUGA :
- Detik-Detik Ridwan Bae & Gubernur ASR Saling Peluk saat Pelantikan Golkar Sultra di Kolaka
- Sultra Masuk 4 Provinsi Penerima Satya JKN Awards 2026, Total Kepesertaan Nasional 284,89 Juta Jiwa
- Lanjutkan Estafet Rektor UHO, Prof Takdir Saili Siapkan Fakultas Khusus Mineral & Pertambangan
- Pulang Kampung ke Jakarta, Khairul Munadi Bilang Bakal Rindu Sayur Pakis Khas Sultra
- Binaan Vale di Kolaka Beralih ke Padi Organik, Ketergantungan Pestisida Menurun
Aksi demonstrasi ini sebagai bentuk protes kebijakan pemerintah yang memberi karpet merah impor TKA di Bumi Anoa yang sudah berlangsung lebih dari lima tahun oleh PT VDNI dan PT OSS.
“Saya akan memimpin langsung aksi demonstrasi di Bandara Haluoleo Kendari besok. Kita tutup bandara,” kata Anggota Komisi III DPRD Sultra itu, Senin 22 Juni 2020.
Ia menyebut, aksinya ini bakal didukung sejumlah elemen masyarakat yang menyatakan kesiapan bergabung dalam aksi penolakan TKA China.
“Saya sudah siapkan dua truk. Bukan hanya aktivis saja, yang selama ini tidak pernah turun demo seperti komunitas motor dan musisi juga akan turun,” lanjutnya.
Mengenai sikap Ketua DPRD Sultra, Abdurahman Saleh yang meneken persetujuan kedatangan TKA, Sudirman menyatakan keputusan tersebut bukan mewakili lembaga legislatif Sultra.
Apalagi hal itu bertentangan dengan hasil rapat paripurna Legislatif Sultra pada 29 April lalu. Hingga kini keputusan DPRD Sultra yang menolak TKA hingga situasi kembali stabil dari wabah Covid-19 masih sah. Belum dianulir.
“Hingga saat ini, sikap kelembagaan DPRD Sultra masih tetap menolak kedatangan TKA. Itu sesuai dengan hasil paripurna. Jika saat ini ada wakil rakyat yang menyatakan dukungan terhadap kedatangan TKA tersebut, maka hal itu hanya pernyataan sepihak atau individual, buka sikap kelembagaan,” pungkas Sudirman. Adm





