SULTRABERITA.ID, KENDARI – Prosesi Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang digelar di Auditorium Mokodompit Universitas Halu Oleo (UHO), Minggu 4 Juli 2020, mengabaikan protocol kesehatan Covid-19.
BACA JUGA :
- Kemenhaj Muna Barat Berangkatkan Sembilan Belas Jemaah Calon Haji ke Tanah Suci via Bandara Sugimanuru
- Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam & Antam Retro Hari Ini Anjlok Semua
- Bantaran Kali Wanggu Akan Dibangun Tanggul Penahan Banjir, Wali Kota Siska Jamin Ganti Rugi Lahan
- Bantuan Beras 2,1 Kg Mulai Disalurkan ke Ribuan Korban Banjir di Kendari
- Waspada! Viral Sunscreen Palsu dengan SPF Rendah, Tingkatkan Risiko Kanker
Bagaimana tidak, para calon mahasiswa baru (Maba) ini terlihat berkerumun dan saling berdesakan di depan auditorium saat mengantre tes cepat Corona oleh petugas kesehatan.
Padahal, seyogyanya ada batasan jarak atau physical distacing yang patut ditaati di tengah kondisi penyebaran wabah Corona yang terus meningkat di Kota Kendari.

Tak hanya itu saja, banyak calon mahasiswa bahkan tidak mengenakan masker layaknya aturan wajib bagi mareka yang berada di tengah keramaian guna menghindari transmisi virus.
Pihak panitia atau pengamanan kampus UHO juga tidak terlihat menertibkan kerumunan massa tes UTBK-SBMPTN tersebut.
Sementara itu, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, Kota Kendari, dr Algazali menyatakan harusnya pihak kampus lebih disiplin menerapkan protocol Covid-19 saat tes berlangsung.
“Semestinya physical dan social distancing diterapkan baik. Ini demi memutus mata rantai penyebaran corona,” ucap Algazali yang menyayangkan kondisi tersebut.
Terpisah, saat dikonfirmasi tentang abainya protokol Covid-19 saat tes, Wakil Rektor III UHO, Nur Arafah, menyampaikan dalih jika penyelenggaraan tes Covid-19 digelar mendadak. Sehingga tidak ada persiapan matang terkait penertiban tes tersebut.
“Itulah yang saya pikirkan, soalnya waktu yang mepet pada satu tempat. Mungkin meja layanan yang harus banyak,” ujar Nur Arafat. Adm





