?>
BERITA TERKINIHEADLINE

Antrean BBM di Kendari Makin Menggila, Wali Kota Siska Karina Imran: Saya Juga Pusing!

×

Antrean BBM di Kendari Makin Menggila, Wali Kota Siska Karina Imran: Saya Juga Pusing!

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI — Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kendari belakangan semakin panjang. Kondisi tersebut banyak menuai protes lantaran mulai mengganggu aktivitas warga yang harus menghabiskan waktu cukup lama untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).

Persoalan tersebut turut menjadi perhatian Wali Kota Kendari Siska Karina Imran. Ia mengaku ikut-ikutan pening melihat situasi antrean BBM yang terjadi di sejumlah titik.

Siska menyebut pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam menangani persoalan tersebut lantaran ketersediaan dan alokasi BBM berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat.

“Aduh, saya juga pusing bagaimana ya komentarinya ini, karena ini kebijakan pusat, kita kan bukan penghasil,” kata Siska kepada awak media, Senin (14/9/2029).

Baca Juga :  HUT ke-81 RI, Bank Sultra Serahkan Mobil Jenazah Gratis untuk RSUD Bahteramas

Menurut Siska, persoalan pasokan BBM yang terjadi di sejumlah wilayah tidak terlepas dari kondisi global. Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) juga menyampaikan bahwa situasi di Selat Hormuz turut berdampak terhadap distribusi dan alokasi BBM hingga ke daerah.

Ia menegaskan, antrean panjang di SPBU bukan situasi yang diharapkan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Kendati demikian, masyarakat diminta memahami kondisi yang tengah berlangsung sembari menunggu pasokan kembali membaik.

“Tetapi, mau tidak mau kita harus menghadapi dan dibutuhkan memang pengertian juga dengan kondisi ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemerintah Bakal Atur Pembelian LPG 3 Kg Berdasarkan Desil

Di tengah keterbatasan kewenangan tersebut, Siska memastikan Pemkot Kendari tetap berupaya mencari jalan keluar. Pemerintah kota terus melakukan koordinasi serta intervensi bersama berbagai pihak untuk mengurai persoalan antrean di SPBU.

Salah satu opsi yang turut ditanyakan kepada Siska adalah kemungkinan penerapan sistem ganjil-genap seperti yang diberlakukan di Kota Makassar.

Namun, ia mengatakan kebijakan tersebut belum tentu langsung cocok diterapkan di Kendari. Menurutnya, setiap daerah memiliki karakteristik dan kondisi lalu lintas yang berbeda.

“Kita lihat dari kondisi kita, karena beda-beda daerah beda kondisinya, karena di sana kan jumlah penduduk lebih banyak, jumlah kendaraan lebih banyak,” tuturnya.

Baca Juga :  3.077 Rumah Tak Layak Huni di Kendari, Polresta Bantu Bedah 10 Unit

Siska menilai kondisi Kendari saat ini masih relatif dibandingkan daerah yang memiliki populasi serta jumlah kendaraan lebih besar. Meski begitu, ia tidak menampik bahwa panjangnya antrean BBM tetap menjadi persoalan yang mengusik aktivitas masyarakat.

Warga, kata dia, semestinya dapat menjalankan berbagai aktivitas tanpa harus menghabiskan waktu berjam-jam di SPBU hanya untuk mengisi bahan bakar.

“Kalau kita di sini ya masih relatif inilah, tetapi memang juga meresahkan juga ngantrinya itu ya. Masyarakat harus mengerjakan sesuatu, tetapi harus mengantri dengan menunggu lama,” tutur Siska.

Laporan: Ika Astuti

?>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

?>
?>