LAJUR.CO, KENDARI – Pengembangan ekonomi halal menjadi fokus utama dalam Sultra Maimo Sharia Fest 2026 yang digelar di Kendari. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sultra, Ir Hugua bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sultra.
Festival tersebut menghadirkan berbagai program penguatan ekosistem syariah, mulai dari pembentukan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS), fasilitasi sertifikasi halal bagi UMKM, hingga pelaksanaan kegiatan sosial keuangan syariah seperti lelang wakaf produktif serta edukasi ZISWAF.
Kepala Kantor Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, menegaskan penguatan sektor halal menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Penguatan literasi ekonomi syariah menjadi langkah penting agar masyarakat tidak hanya memahami, tetapi turut memanfaatkan layanan keuangan syariah secara optimal,” ujar Edwin.
Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Lippo Plaza Kendari. Selain itu, rangkaian acara turut digelar di kawasan Tugu Religi serta Pulau Bokori guna menjangkau partisipasi masyarakat yang lebih luas.
Secara nasional, kinerja ekonomi syariah menunjukkan tren positif. Indonesia menempati posisi ketiga dunia berdasarkan State of the Global Islamic Economy Indicator (SGIE) 2025, dengan keunggulan pada sektor fesyen muslim, farmasi, serta pariwisata ramah muslim.
Melalui festival tersebut, BI Sultra bersama pemangku kepentingan memperluas pengembangan industri halal sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas. Adm




