BERITA TERKINIEKOBISLIFE STYLEMETRO

BI Sultra 2019 : Uang Diedar Rp 4,3 T, Yang Dibakar Rp 1,3 T !

×

BI Sultra 2019 : Uang Diedar Rp 4,3 T, Yang Dibakar Rp 1,3 T !

Sebarkan artikel ini

SULTRABERITA.ID, KENDARI – Selang sebelas bulan sepanjang tahun 2019, Bank Indonesia Sultra tercatat telah mengedarkan uang sebanyak Rp 4,3 Triliun.

Jumlah uang yang diedarkan tahun ini, oleh Kepala Perwakilan BI Sultra, Suharman Tabrani dikatakan mengalami peningkatan dibanding periode tahun 2018. Persentasenya mencapai angka 17,9 persen.

BACA JUGA :

“Hingga November 2019, jumlah uang yang kami edarkan di Sulawesi Tenggara tercatat mencapai Rp4,3 triliun meningkat 17,9% dibandingkan tahun 2018,” ungkap Suharman saat gelaran Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2019, Rabu 11 Desember 2019.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Bertolak ke Wakatobi dari Bandara Haluoleo, Berikut Agenda Lengkapnya!
Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2019. Foto : BI Sultra

Kebijakan penerbitan uang sebagai alat transaksi tunai, lanjut Suharman sejalan dengan upaya BI meningkatkan kualitas uang di masyarakat. Peningkatan kualitas uang dilakukan BI lewat program pemusnahan uang-uang tak layak edar.

Sepanjang periode Januari- November 2019, BI Sultra dilaporkan telah melakukan pemusnahan uang sekitar Rp1,3 triliun. Jumlah uang yang ‘dibakar’ tahun 2019 mengalami penurunan sebesar 26,3% dibandingkan tahun 2018.

Selain mendorong transaksi non tunai, BI Sultra juga secara konsisten melayani kebutuhan uang untuk transaksi tunai. Bank Indonesia senantiasa berupaya memenuhi kebutuhan uang masyarakat baik dari sisi kuantitas maupun kualitas uang yang diedarkan.

“Saat ini kami memiliki 2 lokasi kas titipan untuk mendukung pengedaran uang di wilayah Sulawesi Tenggara masing-masing di Kolaka dan Baubau. Tidak hanya melalui perbankan, layanan langsung kepada masyarakat kami berikan melalui Kas Keliling yang menjangkau hingga wilayah terluar Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut di Perbatasan Kendari-Konsel

Agenda transformasi layanan keuangan ke transaksi non tunai terus digencarkan oleh BI Sultra. Berbagai strategi mendorong penggunaan transaksi non tunai dalam transaksi keuangan di masyarakat. Diantaranya ditempuh melalui program elektronifikasi dan edukasi kepada masyarakat Sulawesi Tenggara.

Program elektronifikasi transaksi keuangan telah diterapkan dalam penyaluran program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah bekerjasama dengan HIMBARA untuk Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Sulawesi Tenggara.

Khusus program elektronifikasi transaksi non tunai, Kota Kendari didapuk memperoleh Award BI Sultra atas kerjasama dan sinergitas mendukung program bank sentral indonesia tersebut.

Beberapa daerah lain diganjar penghargaan BI Award atas kesuksesan dan sinergitas menjalankan program perekonomian BI adalah Kota Baubau, Kabupaten Butur dan Kabupaten Muna.

Baca Juga :  Marak Kriminal Jalanan di Kendari, Kapolri Kirim 210 Pasukan Respon Cepat

Penghargaan BI Award 2019 diserahkan bersamaan gelaran Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Hotel Claro.

“Kedepan, BI Sultra siap untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan instansi lain dalam upaya mendorong elektronifikasi transaksi pemerintah daerah baik pada sisi pengelolaan belanja daerah maupun penerimaan daerah,” ujar Suharman.

Dalam menjalankan peran sebagai fasilitator dan regulator Sistem Pembayaran, Bank Indonesia menyelenggarakan Sistem Kliring Nasional dan BI RTGS untuk melayani settlement dana melalui perbankan.

Hingga September 2019, total transaksi non tunai melalui SKNBI dan RTGS tercatat sebesar Rp 6,0 triliun atau meningkat sebesar 84,4% (yoy).

“Peningkatan nilai transaksi tersebut menunjukkan bahwa perekonomian Sulawesi Tenggara mengalami pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya,” jelas Suharman. Adm











0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x