LAJUR.CO, KENDARI – Mencari tempat untuk healing tanpa harus bepergian jauh dari Kota Kendari? Jojo Garden bisa jadi alternatif pilihan. Spot wisata baru ini menawarkan suasana asri, udara segar, dan aktivitas santai di tengah kebun, pas untuk melepas penat bersama keluarga.
Jojo Garden berada di Desa Lamomea, Kecamatan Konda, Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).
Berjarak sekitar 40 menit dari pusat Kota Kendari, Jojo Garden menawarkan suasana wisata bernuansa alam dengan kebun, kolam renang, area pemancingan hingga camping ground.
Menariknya, destinasi wisata ini bermula dari sebuah kebun pribadi milik Eva. Ia memang memiliki hobi berkebun dan awalnya hanya ingin memiliki ruang terbuka untuk bersantai bersama keluarga.
Seiring waktu, kawasan tersebut berkembang dengan adanya area pemancingan yang juga awalnya hanya digunakan secara pribadi.
Namun, teman-teman Eva yang kerap datang berkunjung dan memancing kemudian menyarankan agar area tersebut dibuka untuk masyarakat umum.
“Terus bikin pemancingan, pemancingannya pertama juga pribadi. Hanya karena teman sering datang berkunjung bilang kenapa enggak, di sini saja, kita buka pemancingan,” kata Eva kepada awak Lajur.co, Sabtu (15/8/2026).
Dari pemancingan, Jojo Garden kemudian terus berkembang dan menambah berbagai fasilitas untuk pengunjung.
Kolam renang menjadi salah satu daya tarik Jojo Garden. Kolam tersebut awalnya dibuat untuk keluarga karena Eva khawatir anak-anak sering bermain air di kali yang berada di sekitar kawasan.
Terlebih ketika hujan turun, arus kali bisa menjadi cukup deras.
“Anak-anak sering turun mandi di kali. Kalau hujan itu biasa keras sekali, jadi kita takut kalau anak-anak ini turun langsung di kali,” ungkap Eva.
Sang ayah kemudian berinisiatif membuat kolam pribadi agar anak-anak memiliki tempat bermain air yang lebih aman.
Namun, kolam tersebut akhirnya dibuka untuk umum setelah banyak anak-anak dan pengunjung yang meminta fasilitas tersebut bisa dinikmati bersama.
“Anak-anak bilang, kita buka umum saja, banyak yang mau masuk mandi,” ujar Eva.
Kini, kolam renang menjadi salah satu fasilitas yang bisa dinikmati pengunjung Jojo Garden.
Air kolamnya berasal dari mata air pegunungan dan tidak menggunakan campuran kaporit.
Tak hanya menyediakan kolam renang dan pemancingan, Jojo Garden juga menawarkan pengalaman bermalam melalui fasilitas camping ground.
Sebelumnya, pengunjung yang ingin camping harus membawa tenda sendiri.
Namun, karena semakin banyak pengunjung yang menanyakan ketersediaan tenda, pengelola mulai menyediakan tenda camping untuk disewa.
“Banyak pengunjung bilang, ada tidak tenda disewakan. Maunya mereka datang, tinggal masuk saja langsung sudah ada tenda campingnya,” kata Eva.
Jumlah tenda yang tersedia saat ini memang masih terbatas. Meski demikian, fasilitas tersebut menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana malam di kawasan kebun.
Selain camping, pengunjung juga bisa menikmati hasil kebun seperti salak, alpukat dan nangka. Buah-buahan tersebut dapat dibeli dengan harga yang relatif terjangkau.
Untuk masuk ke kawasan Jojo Garden, pengunjung dikenakan tarif Rp10.000 per orang, baik dewasa maupun anak-anak.
Sementara pengunjung yang ingin camping dikenakan tarif Rp20.000 per orang. Tarif tersebut sudah termasuk fasilitas gazebo gratis.
Jojo Garden buka setiap hari mulai pukul 08.00 WITA hingga pengunjung habis.
Tarif masuk yang diberlakukan juga sama antara hari biasa dan akhir pekan.
Lokasi Jojo Garden berada di Desa Lamomea, Kecamatan Konda, Konawe Selatan, sekitar 40 menit perjalanan dari pusat Kota Kendari menggunakan kendaraan bermotor.
Dengan suasana kebun yang asri, kolam renang, pemancingan hingga camping ground, Jojo Garden bisa menjadi pilihan bagi warga Kendari dan sekitarnya yang ingin mencari lokasi healing dekat Kota Kendari tanpa harus menempuh perjalanan terlalu jauh.
Laporan: Ika Astuti



