BERITA TERKINIHEADLINEHUKRIM

Dokter Cantik di Kendari Aniaya Apotekernya, Bermula Dari Percakapan di WhatsApp

×

Dokter Cantik di Kendari Aniaya Apotekernya, Bermula Dari Percakapan di WhatsApp

Sebarkan artikel ini
Ersy (31), pelaku penganiayaan terhadap seorang apoteker di Kendari gegara tersinggung karena percakapan grup WhatsApp.

LAJUR.CO, KENDARI – Berawal dari ketersinggungan terhadap percakapan dalam sebuah WhatsApp group, seorang dokter di Kendari menganiaya apotekernya. Dokter cantik bernama ERSY (31) itu kini sudah ditangkap polisi akibat perlakuan kekerasan terhadap apoteker bernama ZST (25).

Ersy diamankan di Jalan Samratulangi, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Jumat (1/12/2023). Proses penangkapan itu kata Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi akhirnya berhasil setelah melakukan penelusuran di beberapa titik di Kota Lulo.

Baca Juga :  Masyarakat Benuanirae Kota Kendari Terdampak Kekeringan, Komunitas Anak Sulawesi Salurkan Air Bersih

“Tersangka ditangkap di Jalan Samratulangi, Kelurahan Mandonga setelah sebelumnya dilakukan pencarian di beberapa tempat di Kota Kendari,” ujar AKP Fitrayadi, Sabtu (2/12).

Ersy dan ZST diketahui berada dalam satu WhatsApp group (WAG) yang sama yakni WAG Apoteker Klinik milik Ersy. Dokter tersebut melakukan kekerasan terhadap korbannya pada Kamis (30/11/2023) sekitar pukul 08.00 WITA. Saat itu, sang dokter menemukan percakapan dalam WAG yang membuat dirinya tersinggung dan marah.

Baca Juga :  Aksi Dua Pemuda Begal Wanita dan Curi Tabung Gas di Kota Kendari Berujung di Kantor Polisi

“Di dalam WAG ditemukan ada percakapan yang membuat tersangka tersinggung dan marah sehingga memanggil 3 orang member WAG. Kemudian tersangka ini langsung melakukan penganiayaan terhadap ketiganya yang mengakibatkan korban pingsan,” ungkap AKP Fitrayadi.

Akibat perbuatannya tersebut, Ersy disangkakan Pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman 2,8 tahun. Red

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x