BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

FESyar Kawasan Timur Indonesia Dipusatkan di Sultra Fokus Empat Program Unggulan

×

FESyar Kawasan Timur Indonesia Dipusatkan di Sultra Fokus Empat Program Unggulan

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI) tahun 2024. Event nasional yang menjadi momen kebangkitan dan penguatan ekonomi syariah secara resmi dibuka, Senin (8/8/2024) di Claro Hotel Kendari.

Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari berturut mulai tanggal 7 – 10 Juli 2024.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sultra, Doni Septadijaya mengatakan, kegiatan utama FESyar KTI 2024 terdiri dari Sharia Fair yang akan dilaksanakan di The Park Mall Kendari dan Sharia Forum di Grand Claro Kendari.

Sebagai bentuk dukungan penuh, 18 Kantor Perwakilan Bank Indonesia di KTI konsisten mendorong pengembangan ekonomi syariah baik dari sisi penguatan ekosistem halal, penguatan keuangan syariah maupun penguatan lliterasi serta inklusi halal lifestyle.

Mengusung tema “Sinergi untuk Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia”, pada FESyar KTI 2024 fokus pada empat program unggulan. Pertama adalah Gerakan Sadar Wakaf KTI, Gerakan Halal UMKM KTI, Inisiasi Ekosistem Halal KTI dan Akselerasi Literasi Ekonomi Syariah KTI.

Baca Juga :  Usung Tagline 'HMI Akselerasi', Ini Gagasan Pemuda Asal Sultra Yamin di Musda Badko Jabodetabek

“Menyadari pentingnya kematangan ekosistem halal untuk mendorong pengembangan industri halal, Bank Indonesia turut mendorong literasi halal lifestyle dengan tujuan membentuk pasar halal yang kokoh di dalam negeri. Sehingga dapat terbentuk pasar halal yang mandiri bagi para produsen produk halal baik dari sektor kuliner, fesyen hingga industry keuangan syariah,” jelas Doni.

Mengawali rangkaian FESyar KTI 2024 di Kendari, Minggu (7/72024), telah digelar tabligh akbar menghadirkan ulama Syech Muhammad Jaber yang dihadiri ribuan peserta.

Tabligh akbar melibatkan lebih dari 20 organisasi keagamaan termasuk pondok pesantren dan majelis taklim di seluruh Sultra.

Bersamaan dengan tabligh akbar, turut dilaksanakan peresmian Zona Kuliner Halal Aman dan Sehat (KHAS) yang merupakan hasil Kerjasama Bank Indonesia dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dan menjadi program kerja utama Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sultra.

Baca Juga :  Buruh di Sultra Soroti Kondisi Jalan Trans Sulawesi Konawe Utara, Bertahun-tahun Jadi Langganan Banjir

“Pembentukan Zona KHAS diharapkan dapat menjadi contoh bagi banyak wilayah Kawasan kuliner di Sulawesi Tenggara bukan hanya dalam pemenuhan aspek syariah, namun juga pada aspek higienitas serta tatakelola Kawasan kuliner yang baik, sebab hal-hal ini merupakan prinsip dalam pelaksanaan Zona KHAS,” terang Doni.

FESyar KTI 2024, resmi dibuka secara langsung oleh Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia Juda Agung dan Sekda Sultra Asrun Lio, Senin (8/7/2024), yang dilanjutkan dengan kegiatan Seminar Ekonomi dan Keuangan Syariah.

Fesyar KTI 2024 turut menghadirkan Seminar Penguatan Ekosistem Halal, Seminar Model Pemberdayaan Ekonomi Produktif melalui ZISWAF, Seminar Model Pemberdayaan Usaha Syariah dan berbagai bentuk pelatihan seperti Sertifikasi kompetensi Nazhir, ToT Dai.

Berbagai kompetisi menyemarakkan FESyar KTI seperti Sharia Technovation, Lomba Adzan KTI, Kompetisi Dakwah dan Kompetisi Ekonomi Syariah KTI.

Sebagai informasi, pada triwulan I 2024, sektor unggulan Halal Value Chain (HVC) Indonesia tumbuh sebesar 1,94% (yoy) disumbang oleh Pariwisata Ramah Muslim (PRM) dan modest fashion. Sementara kuliner halal Indonesia menduduki peringkat dua dunia dengan kontribusi pada makanan halal global sebesar USD 1,4 triliun di tahun 2023. Oleh karenanya turut dilaksanakan Road to Indonesia International Halal Cooking Competition (IN2HCC) yang mempertemukan professional chef serta juru masak Pondok Pesantren terbaik di KTI.

Baca Juga :  Siap-siap, Gaji Pekerja Swasta Dipotong Simpanan Tapera per Tanggal 10

Sementara dari sisi fesyen turut terdapat Road to Indonesia International Modest Fashion Festival (Road to IN2MF) yang akan menampilkan karya desainer terbaik 22 Provinsi di KTI.

“Pelaksanaan berbagai program ini diharapkan dapat mengakselerasi pengembangan ekosistem halal di KTI dan mendorong kontribusi industri halal pada dunia. Sementara dari sisi pembiayaan syariah, Bank Indonesia terus bersinergi dengan lembaga keuangan untuk mendorong penyaluran pembiayaan syariah baik dari sisi kebijakan makroprudensial melalui implementasi Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) maupun dari sisi mikro melalui pelaksanaan business matching dengan target pembiayaan senilai 176 miliar rupiah hingga akhir tahun 2024,” terang Doni. Adm



0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x