SULTRABERITA.ID, KENDARI – Kasus kriminal begal di Kota Kendari kembali menelan korban jiwa. Kali ini, menimpa seorang mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Kendari.
Korban diketahui bernama bernama Arnold.
BACA JUGA :

- Lab DLH Sultra Resmi Teregistrasi Kementerian, Siap Layani Perusahaan Tambang & Pacu PAD
- Ikuti Arahan Presiden, Gubernur ASR Instruksikan Cabut Baliho & Kabel Pengganggu Estetika
- HUT ke-54 Basarnas: Kantor SAR Kendari Aksi Donor Darah, Kumpulkan 98 Kantong
- 10 Kabupaten Terima Rehab Rumah Nelayan di Sultra, Digarap Mulai Maret 2026
- Breaking: IHSG Ambruk 3,44%, Saham Emas & Emiten Prajogo Longsor
Warga Kecamatan Mandonga itu meregang nyawa usai dibegal Orang Tak Dikenal (OTK) di Taman Mangrove, Rabu 22 Januari 2020 sekitar pukul 00.30 wita dini hari.
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit dr Ismoyo di Mandonga. Sayang, nyawa mahasiswa malang itu tak terselamatkan.
Korban dinyatakan meninggal dunia, Rabu 22 Januari 2020 sekitar pukul 16.00 WITa.
Dikonfirmasi, Kapolsek Kemaraya, Iptu Ridwan membenarkan peristiwa naas tersebut.
Ia menegaskan saat ini polisi masih melakukan penyelidikan termasuk memeriksa beberapa saksi-saksi di TKP.
“Benar. Ada kejadian pemerasan, korbannya meninggal tadi sore. Saat ini pelaku masih dikejar,” ujar Iptu Ridwan
Kabar dihimpun, pelaku begal sempat menodong korban dan memintai sejumlah uang. Tak puas dengan pemberian Rp 20 ribu, pelaku lantas menganiaya korban hingga babak belur. Adm



