BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Maxim Indonesia Beri Hadiah ke Ojol Asal Kolaka yang Viral ‘Narik’ Sambil Jaga Bayi Lewat CCTV

×

Maxim Indonesia Beri Hadiah ke Ojol Asal Kolaka yang Viral ‘Narik’ Sambil Jaga Bayi Lewat CCTV

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Kisah seorang pengemudi ojek online (ojol) di Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tetap bekerja sambil mengasuh bayinya, menarik perhatian publik. Aktivitasnya merawat sang buah hati di sela-sela mencari nafkah bahkan terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.

Cerita tersebut rupanya sampai ke manajemen Maxim Indonesia. Informasi diterima Lajur.co, 5 Agustus 2026, perusahaan transportasi online diketahui telah memberikan apresiasi kepada Tri Rama Dandi (27), ayah tunggal yang sehari-hari menjadi mitra pengemudi Maxim di Kolaka.

Rama merupakan ayah dari seorang anak yang masih berusia 19 bulan. Sejak berpisah dengan istrinya, ia menjalani peran sebagai satu-satunya pengasuh sekaligus pencari nafkah bagi putranya.

Keterbatasan orang yang dapat membantu mengasuh anak membuat Rama harus mencari pekerjaan yang tetap menghasilkan, namun memiliki waktu kerja yang fleksibel. Pilihan itu akhirnya membawanya menjadi mitra pengemudi Maxim.

“Kalau saya kerja biasa, kan tidak bisa bawa anak. Jadi pasti anak saya ditinggal lama, enggak ada yang jagain. Makanya saya pilih narik Maxim,” tutur Rama.

Sebelum bergabung dengan Maxim, Rama sempat berjualan ayam geprek. Saat itu, ia kerap membawa putranya ikut berjualan hingga larut malam.

Baca Juga :  Prof. Ida Usman Raih Suara Tertinggi, Dr. Herman dan Prof. Takdir Saili Masuk Tiga Calon Rektor UHO

Tidak jarang dagangannya baru habis sekitar pukul 01.00 Wita. Kondisi tersebut membuat Rama khawatir melihat anaknya kelelahan karena harus ikut bekerja hingga malam.

“Waktu jualan ayam geprek, kadang habisnya cepat tapi juga kadang lama. Kadang jam 1 malam baru habis jadi pulangnya terlalu malam. Saya kasihan lihat anak saya yang kecapekan ikut saya jualan sampai malam, makanya saya pilih narik Maxim,” ungkapnya.

Menjadi mitra pengemudi Maxim membuat Rama memiliki keleluasaan dalam mengatur waktu kerja. Ia dapat menentukan sendiri kapan mulai menerima pesanan, berapa banyak order yang ingin diambil, hingga wilayah yang ingin dilayani.

Rama sengaja membatasi perjalanan maksimal sekitar empat kilometer. Ia juga lebih sering menerima pesanan pengantaran makanan dibandingkan mengantar penumpang.

Pilihan tersebut dilakukan agar dirinya bisa lebih cepat kembali ke rumah dan tetap dapat mengurus putranya.

Rutinitas kerja Rama pun mengikuti jadwal sang anak. Ketika putranya masih tidur pada pagi hari, ia memanfaatkan waktu tersebut untuk menerima pesanan.

Rama kembali bekerja saat anaknya tidur siang. Sementara pada malam hari, ia hampir tidak pernah mengambil order karena memilih tetap berada di rumah dan menemani buah hatinya.

Baca Juga :  Kampanye PHBS dan Penyakit DBD PT Vale Sasar Warga Desa Tambea, Pomalaa

Jika sang anak sedang sakit, Rama juga akan langsung menghentikan aktivitasnya sebagai pengemudi hingga kondisi putranya membaik.

Fleksibilitas waktu menjadi alasan utama Rama memilih pekerjaan tersebut. Ia tidak harus meninggalkan anak seharian dan dapat kembali ke rumah ketika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Bagi Rama, menjadi mitra pengemudi bukanlah tujuan akhir. Ia menganggap pekerjaan tersebut sebagai solusi sementara sampai putranya tumbuh lebih mandiri dan cukup besar untuk dititipkan di tempat penitipan anak.

Melihat perjuangan Rama membesarkan anak seorang diri, Maxim Indonesia kemudian memberikan apresiasi berupa voucher belanja untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Voucher tersebut dapat digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan sang anak, termasuk susu dan perlengkapan bayi.

Selain bantuan tersebut, Maxim juga memberikan keringanan komisi menjadi hanya 1 persen untuk setiap order yang dijalankan Rama.

Seluruh mitra pengemudi Maxim juga memiliki kesempatan mengikuti program perlindungan selama bekerja melalui BPJS Ketenagakerjaan serta mendapatkan dana santunan dari YPSSI apabila mengalami risiko kecelakaan saat menjalankan order.

Baca Juga :  10 Kandidat Bakal Calon Rektor UHO Siap Adu Visi Misi 29 Juni, Ini Tahapan Pilrek 2026

Bagi Rama, apresiasi yang diberikan Maxim bukan sekadar bantuan. Dukungan tersebut meringankan beban yang harus ia tanggung sebagai orang tua tunggal.

Setiap hari, Rama tetap berusaha memenuhi kebutuhan putranya dari penghasilan yang diperoleh sebagai pengemudi. Mulai dari membeli susu, popok hingga kebutuhan sehari-hari lainnya.

Meski pendapatannya tidak selalu sama setiap hari, Rama merasa pekerjaan tersebut memberikan ketenangan karena ia tetap bisa mencari nafkah tanpa harus kehilangan waktu bersama anak.

Setiap order yang diselesaikan menjadi bagian dari perjuangannya membesarkan sang buah hati. Di sisi lain, waktu yang ia habiskan di rumah menjadi kesempatan untuk terus mendampingi pertumbuhan putranya.

Bagi Rama, pekerjaan sebagai mitra pengemudi Maxim akhirnya bukan hanya tentang mencari penghasilan. Pekerjaan tersebut menjadi cara untuk menjalankan dua peran sekaligus, sebagai pencari nafkah dan ayah yang selalu berusaha hadir bagi anaknya.

Selama putranya masih membutuhkan pendampingan penuh, Rama akan terus menjalani rutinitas tersebut. Bekerja ketika anaknya tidur, kembali ke rumah ketika dibutuhkan, dan memastikan kebutuhan buah hatinya tetap terpenuhi. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x