LAJUR.CO, KENDARI — Pengunjung pameran HUT ke-62 Sulawesi Tenggara disambut maskot anoa bernama ‘Kadoee’ di booth PT Vale Indonesia Tbk. Kadoee merupakan karakter maskot yang merepresentasikan anoa, satwa endemik Sulawesi, sekaligus simbol komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati.
Sebagai informasi, anoa merupakan satwa endemik Sulawesi yang juga menjadi identitas fauna khas Sultra. Hewan ini terdiri dari dua jenis, yakni anoa dataran rendah dan anoa pegunungan, dengan ukuran tubuh relatif kecil dibanding kerbau serta hidup di kawasan hutan tropis. Anoa memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, namun populasinya kini terancam akibat perburuan dan kerusakan habitat, sehingga telah ditetapkan sebagai satwa dilindungi.
Kehadiran Kadoee menjadi daya tarik tersendiri di kawasan MTQ Kendari selama rangkaian kegiatan 24–27 April 2026. Selain menarik perhatian pengunjung, terutama anak-anak dan generasi muda, maskot ini juga membawa pesan edukatif tentang pentingnya menjaga ekosistem hutan di tengah aktivitas industri.

Di dalam booth, pengunjung diajak memahami proses hilirisasi nikel melalui pendekatan interaktif. Perusahaan menampilkan contoh bahan galian serta informasi mengenai praktik pertambangan berkelanjutan yang diterapkan di proyek Pomalaa.
Manager External Relation PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, Hasmir, menyampaikan kehadiran maskot tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana komunikasi pesan lingkungan kepada publik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa industri nikel dapat dikelola secara bertanggung jawab dan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Antusiasme pengunjung terlihat sepanjang pameran. Salah satunya Ridwan, mahasiswa yang pernah menjalani praktik kerja lapangan (PKL) di site Pomala. Ia mengaku terkesan dengan konsep booth yang ditampilkan.
“Stannya sangat bagus, bintang lima. Pengalaman saya PKL tahun lalu, PT Vale sangat memperhatikan mahasiswa dan sangat tegas soal budaya safety first,” ungkapnya.
Partisipasi tersebut menjadi yang pertama bagi PT Vale dalam perayaan tingkat provinsi tersebut. Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan rencana jangka panjang pengembangan industri nikel berkelanjutan di Pomalaa. Adm




