BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Kick Off Veloz Hybrid EV Lintas Nusa di Kendari: 45 Hari Toyota Jajal Medan Ekstrem Plus Wisata Lintas Sulawesi

×

Kick Off Veloz Hybrid EV Lintas Nusa di Kendari: 45 Hari Toyota Jajal Medan Ekstrem Plus Wisata Lintas Sulawesi

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – PT Toyota-Astra Motor (TAM) bersama Kalla Toyota melakukan kick off Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0 di kawasan Masjid Al Alam, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (7/6/2026). Pelepasan tim tersebut menjadi ajang pembuktian ketangguhan Toyota Veloz Hybrid EV melintasi Pulau Sulawesi sekaligus mempromosikan potensi pariwisata, budaya, dan kuliner nusantara.

Ekspedisi yang berlangsung selama 45 hari dijadwalkan menjelajahi enam provinsi se-Sulawesi mencakup Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Gorontalo, dan Sulawesi Utara. Tim akan menjajal berbagai karakter jalan mulai dari kawasan perkotaan, pesisir, hingga jalur pegunungan dan medan ekstrem yang menjadi tantangan tersendiri bagi kendaraan hybrid.

Pelepasan ekspedisi dilakukan Head Of Public Relation Toyota Astra Motor Philargi Sobari bersama General Manager Marketing Kalla Toyota Suliadin, serta jajaran tim Kalla Toyota.

Philargi mengatakan kali ini Kota Kendari, Sultra dipilih sebagai lokasi kick off Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0. Sebelumnya, Toyota bersama TAM menggelar event serupa bertajuk “Veloz Hybrid EV Lintas Nusa” di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat pada akhir 2025 lalu.

“Toyota Astra Motor dan Toyota hari ini bersama melepas perjalanan Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0 yang akan kita mulai dari Kota Kendari. Kenapa Sulawesi? Sebelumnya kita sudah coba di NTB, Lombok sampai Medan, kali ini Toyota Veloz Hybrid di uji coba di Pulau Sulawesi dengan titik start Kota Kendari,” ujarnya.

Baca Juga :  Potret UMKM Eks MTQ yang Kini Mangkal ke Balai Kota Kendari Jelang HUT Sultra

Philargi mengatakan ekspedisi Veloz Hybrid memiliki dua tujuan utama. Selain menguji kemampuan teknologi hybrid Toyota Veloz di berbagai kondisi jalan, kegiatan ini juga menjadi sarana touring sekaligus memperkenalkan destinasi wisata unggulan yang tersebar di berbagai wilayah Sulawesi. Karena itu, Kalla Toyota turut menggandeng konten kreator sebagai guide serta merekam keindahan spot wisata selama rangkaian tour lintas Sulawesi.

Sementara itu, General Manager Marketing Kalla Toyota, Suliadin, menyambut positif pelaksanaan ekspedisi yang menjadikan Kendari sebagai titik awal perjalanan. Ekspedisi Veloz Hybrid Lintas Nusa kali ini khusus mengukur sejauh mana performa Toyota Veloz Hybrid EV menghadapi berbagai kontur jalan Sulawesi.

“Oke, Veloz Hybrid Lintas Nusa 2.0. Kami berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Toyota Astra Motor. Kapan Indonesia Timur? Akhirnya alhamdulillah ya ini bisa terwujud. Kita start di Kendari. Ya, start di Kendari ini cukup epik teman-teman semua,” katanya.

PT Toyota-Astra Motor menyebut ekspedisi Veloz Hybrid Lintas Nusa menjadi pembuktian nyata kemampuan teknologi hybrid Toyota menghadapi beragam kondisi jalan di Indonesia, mulai dari jalur pesisir hingga pegunungan, dari kawasan perkotaan hingga wilayah pedalaman.

Suliadin menjelaskan salah satu keunggulan Veloz Hybrid terletak pada teknologi self-charging yang memungkinkan baterai terisi secara otomatis saat kendaraan digunakan sehingga menghemat penggunaan BBM.

Baca Juga :  Fasilitas Prima Bandara Haluoleo Jamu Jemaah Haji Lansia, Disabilitas, dan Perempuan

“Nah, kita punya teknologi di mana mesin listrik ini akan bisa self-charging atau dia men-charge sendiri dari putaran roda, jadi enggak perlu men-charge gitu. Kita bisa, sudah mencoba, global konsumsi BBM di Jakarta itu rata-rata 28,9 km/liter. Nah, nanti kita coba dalam petualangan ini berapa sih sebenarnya kalau kita pakai di Sulawesi? Pastinya dia akan berbeda karena iklim berbeda, kontur jalan berbeda, dan juga managing skill dan driving style-nya juga akan berbeda,” jelasnya.

Layaknya varian Toyota lain,Veloz Hybrid memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sekitar 70 persen. Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena menunjukkan kendaraan produksi dalam negeri mampu bersaing di tengah banyaknya merek otomotif global yang masuk ke pasar Indonesia.

Di sisi lain, Toyota masih mempertahankan posisi dominan di pasar otomotif Sulawesi. Berdasarkan data Kalla Toyota, market share Toyota di wilayah Sulawesi tercatat sekitar 36 persen, sementara di Sulawesi Tenggara angkanya lebih tinggi yakni sekitar 38 persen dan menunjukkan tren pertumbuhan positif.

Selain itu, Toyota Veloz Hybrid baru saja meraih penghargaan Car of The Year 2026 dari GridOto, yang dinilai sebagai bentuk pengakuan atas kemampuan kendaraan hybrid buatan Indonesia dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat modern.

“Jadi kita dapat penghargaan bahwa mobil ini adalah yang paling cocok, paling bisa membantu dalam bermobilitas dari titik A ke titik B, dan paling membantu dari masyarakat Indonesia untuk kebutuhan sehari-hari. Jadi ini penghargaan bukan hanya buat Toyota, tapi juga untuk karya anak bangsa. Karena dirasakan kalau mobil ini adalah buatan Indonesia,” katanya.

Baca Juga :  Ungguli 10 Kecamatan, Baruga Juara Umum MTQ XXXI Kendari

Suliadin menambahkan, Toyota Veloz Hybrid memiliki biaya kepemilikan yang relatif terjangkau. Pengguna tidak perlu khawatir maintenance kendaraan hybrid karena didukung jaringan layanan purna jual Toyota yang tersebar luas. Toyota juga memberikan garansi baterai hybrid hingga 10 tahun.

Dengan teknologi self-charging, pengguna tidak memerlukan pengisian daya eksternal seperti kendaraan listrik murni. Selain itu, biaya perawatan maupun penggantian komponen dinilai tetap kompetitif sehingga cocok digunakan untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh.

“Jadi ini penghargaan bukan hanya buat Toyota, tapi juga untuk karya anak bangsa. Karena dirasakan kalau mobil ini adalah buatan Indonesia. Jadi dalam gempuran mobil-mobil buatan luar negeri, anak bangsa masih bisa membangun mobil yang bisa diterima di masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Melalui ekspedisi Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0, Toyota dan Kalla Toyota berharap masyarakat semakin mengenal keunggulan teknologi hybrid sekaligus potensi wisata yang dimiliki Pulau Sulawesi.

“Semoga acaranya berjalan, semoga pantai ini juga menarik dan bisa mengedukasi seluruh masyarakat Indonesia untuk mengenal budaya, alam, dan juga kuliner Sulawesi,” tutup Suliadin. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x