SULTRABERITA.ID, KENDARI – Satu orang pekerja dikabarkan tenggelam di pelabuhan smelter milik PT Virtue Dragon Nickel Industri di Morosi Kabupaten Konawe, Kamis 4 Juni 2020. Korban diketahui bernama Syaiful (40 Tahun) hanyut usai melakukan perbaikan kapal tongkang.
BACA JUGA :
- Bikin Geli! DPRD Konawe Lihat Ada Tikus Berkeliaran di Area Dapur Gudang Beras SPPG Wonggeduku
- Asian Games 2026 Gratis di IndiHome, Saksikan Perjuangan Indonesia dari Rumah
- Indomaret dan Anoa Mart di Kendari Kedapatan Jual Beras Fortifikasi Palsu, Disperindag Wanti Tarik Cepat
- Bendungan Pelosika Dapat Anggaran Rp9,8 Triliun, Ridwan Bae: Jangan Ada Hak Warga Dikorbankan
- Refleksi Hari Tani Nasional 24 September 2026 : Membangun Pertanian Kolaka Utara yang Maju, Berdaya Saing dan Berkelanjutan
Insiden ini dilaporkan langsung rekan korban, Diri Haryono sekitar pukul 16.40 WITA melalui Comm Centre Basarnas Kendari.
“Basarnas Kendari menerima info dari Bapak Didi Haryono salah seorang rekan kerja korban yang melaporkan bahwa pada pukul 15.00 Wita telah terjadi kondisi membahayakan manusia yaitu satu orang tenggelam di dermaga smelter PT Virtue Dragon di Desa Morosi Kabupaten Konawe,” ungkap Kepala Basarnas Kendari, Arif Sofingi, Kamis 4 Juni 2020.
Ia menjelaskan sebelum hanyut, korban tengah melakukan perbaikan bagian bawah kapal tongkang milik perusahaan dengan menggunakan kompresor. Saat melakukan perbaikan itu lah alat kompresor yang digunakan mengalami trouble.
Alhasil, selang ditarik oleh rekan pekerja lain sementara korban Syaiful tidak muncul di permukaan air.
Tak menunggu waktu lama, pencarian dilakukan oleh pekerja setempat. Sayang, jasad korban tidak berhasil ditemukan.
“Berdasarkan laporan tersebut di atas, pada pukul 16.50 Wita tim Rescue Basarnas Kendari diberangkatkan menuju LKK untuk memberikan bantuan SAR dengan menggunakan satu buah rescue car, ambulance, rubber boat beserta peralatan pendukung keselamatan lainnya,” jelas Arif. Adm



