LAJUR.CO, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) akan menggelar Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) pada 6–11 April 2026. Program ini ditujukan untuk memperkuat kompetensi dosen dalam menghadapi tantangan pembelajaran modern.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran tersebut akan berlangsung secara luring selama enam hari dengan menghadirkan pemateri yang berpengalaman di bidang pengembangan pembelajaran perguruan tinggi.
Pelatihan PEKERTI merupakan program pengembangan kompetensi dasar bagi tenaga pengajar, khususnya dalam merancang dan melaksanakan proses pembelajaran yang efektif, inovatif, serta berorientasi pada mahasiswa. Program ini dinilai penting sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pedagogik di lingkungan perguruan tinggi.
Secara umum, PEKERTI menjadi salah satu program nasional yang dirancang untuk meningkatkan standar kompetensi dosen di Indonesia. Materi yang diberikan mencakup perencanaan pembelajaran, strategi pengajaran, evaluasi hasil belajar, hingga pengembangan media pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kepala Pusat Pengembangan Sistem Pembelajaran dan Kurikulum, Indriyani Nur, mengatakan pelatihan dirancang untuk menjawab dinamika pembelajaran yang terus berkembang. Menurutnya, dosen dituntut mampu beradaptasi dengan berbagai pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini.
“Melalui PEKERTI, dosen diharapkan dapat mengembangkan strategi pembelajaran yang adaptif sekaligus meningkatkan kualitas interaksi akademik di kelas,” ujarnya.
Ia menambahkan, tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi pedagogik dosen serta mendorong terciptanya proses pembelajaran yang efektif dan berkualitas di perguruan tinggi.
Selain itu, pelaksanaan PEKERTI memiliki rentang pelatihan yang terstruktur, umumnya berlangsung antara lima hingga tujuh hari, dengan kombinasi pembelajaran teori dan praktik. Peserta juga akan mengikuti evaluasi di akhir pelatihan sebagai bentuk pengukuran capaian kompetensi yang telah diperoleh.
Tidak semua perguruan tinggi dapat menyelenggarakan program ini. Institusi penyelenggara PEKERTI harus memenuhi sejumlah persyaratan, seperti memiliki lembaga penjaminan mutu yang aktif, tenaga fasilitator bersertifikat, serta kurikulum pelatihan yang mengacu pada standar nasional pendidikan tinggi.
Program pelatihan terbuka bagi dosen yang ingin meningkatkan kapasitasnya secara mandiri, baik dari UHO maupun dari perguruan tinggi lain, tanpa harus melalui penugasan resmi dari fakultas.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan yang telah disediakan. Untuk informasi lebih lanjut, calon peserta dapat menghubungi panitia di LPMPP UHO guna memperoleh detail teknis pelaksanaan.
Laporan: Ika Astuti





