SULTRABERITA.ID, KENDARI – sebanyak tujuh orang fotografer pemenang lomba foto pada event Halo Sultra dalam rangka HUT Sultra Tahun 2019 mengaku belum menerima hadiah uang tunai puluhan juta dijanjikan panitia.
Padahal sudah hampir setahun event wajib Pemprov Sultra itu berlalu.
BACA JUGA :

- PLN Kasih Diskon Tambah Daya Listrik 50%, Cuma Sampai 20 Januari!
- Dinas Perkebunan-Dinas SDA & Bina Marga Sultra Kerahkan Ratusan ASN Bersihkan Jalan Toronipa Jelang Kunjungan Presiden Prabowo
- Heboh! Ribuan PPPK Paruh Waktu Muna Barat Kompak Joget Lulo Usai Terima NIP dari Bupati
- Tim Buser77 Polresta Kendari Tangkap Maling Motor: Dijual Rp600 Ribu Buat Judi Online
- IDAI Imbau Anak Bapil-Lemas Tunda Masuk Sekolah: Istirahat hingga Pulih
Total uang yang dijanjikan panitia yang urung dibayar mencapai angka Rp 88,5 juta.
Ketujuh fotografer pemenang lomba tersebut masing-masing Kurchnoi Pasaribu. Sebagai juara I lomba foto Halo Sultra, Kurchnoi didapuk menerima hadiah uang tunai Rp 35 juta.
Berikutnya adalah fotografer ternama Sultra, Rustam Awat. Ia mendapat juara II saat perayaan HUT Sultra Tahun 2019. Total hadiah yang dijanjikan Rp 25,3 Juta.
Menyusul Habirun peraih juara 3 Harapan dengan hadiah senilai Rp 16,2 juta. Abdul Rauf juara harapan Rp 5,3 juta, Guntur juara harapan Rp 5,8 juta, Rahmad Ladae, Rp 600 ribu, dan Maula Hidayat Rp 300 ribu.
Praktis total hadiah yang belum dilunasi panitia adalah Rp 88,5 juta.
Saat dikonfirmasi, Kepala Kadis Pariwisata, DR I Gede Panca menyatakan tak tahu menahu terkait tunggakan pembayaran hadiah tersebut.
Pasalnya, event ‘Semarak Pesona Halo Sultra’ digelar April tahun lalu dihandle oleh panitia pihak ketiga.
Ia bahkan menegaskan Dinas Pariwisata Sultra telah mencairkan seluruh anggaran event HUT Sultra pada pihak ketiga.
“Konfirmasi KPA semua telah dibayarkan oleh pihak ketiga. Diselenggarakan dari April lalu,” terang I Gede Panca dihubungi via selular, Jumat 14 Februari 2020.
Dihadapan awak media, Rahmad Ladae mengaku aneh. Lantaran pemenang event Halo Sultra justru telah diselesaikan. Sementara pemenang di tingkat lokal urung diberikan
Ia pun menyatakan rencana mengadukan masalah tersebut pada Kementrian Pariwisata. Dispar, lanjutnya, tak bisa melempar masalah pembayaran reward pemenang pada pihak lain.
Bagaimana pun, kata Rahmad, tunggakan pembayaran hadiah pemenang lomba merupakan tanggung jawab penuh Dinas Pariwisata Sultra selaku penyelenggara HUT Sultra.
“Kita akan menyurati Kementerian Pariwisata RI, agar mendesak Dinas Pariwisata Sultra segera menuntaskan pembayaran uang hadiah,” tegas Rahmad. Adm




