LAJUR.CO, KENDARI – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar bedah buku “Prinsipil Ekonomi” karya Ferry Irwandi sebagai puncak peringatan World Book Day 2026, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menjadi upaya mendorong literasi ekonomi yang lebih inklusif di tengah masyarakat.
Kepala Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, menegaskan pentingnya literasi ekonomi dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pemahaman ekonomi kini tidak hanya dibutuhkan oleh akademisi.
“Pemahaman ilmu ekonomi saat ini bukan lagi hanya menjadi kebutuhan mahasiswa ekonomi, tetapi telah menjadi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Edwin.

Ia menjelaskan, dinamika global dan ketidakpastian geopolitik menuntut masyarakat lebih kritis dalam memahami kondisi ekonomi. Literasi yang baik akan membantu dalam pengambilan keputusan.
Buku “Prinsipil Ekonomi” dipilih karena dinilai relevan dengan kebutuhan saat ini. Materinya membahas logika ekonomi dasar dengan pendekatan yang sederhana dan dekat dengan generasi muda.
Selain bedah buku, rangkaian kegiatan diisi dengan lomba musikalisasi puisi dan lomba reels resensi buku. Aktivitas ini dirancang agar literasi lebih menarik dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Penguatan literasi di Sultra sendiri masih menjadi tantangan. Data BPS menunjukkan Tingkat Kegemaran Membaca tahun 2025 berada di angka 58,64. Sementara Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat pada Februari 2026 tercatat 29,24 dan masih tergolong rendah.
Untuk mendukung peningkatan literasi, BI Sultra menyediakan perpustakaan yang terbuka untuk umum. Layanan tersedia setiap Senin hingga Jumat pukul 08.00–17.00 WITA.
Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses perpustakaan digital melalui aplikasi iBI Library secara gratis. Hingga semester I 2026, tersedia lebih dari 7.000 koleksi cetak dan elektronik.
Ke depan, BI Sultra akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat budaya literasi secara berkelanjutan di daerah. Adm




