LAJUR.CO, KENDARI – Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VI Makassar Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz mengunjungi kawasan Indonesia Growth Project (IGP) Morowali milik PT Vale, Selasa (14/1/2026). Kunjungan dilakukan untuk memperkuat sinergi antara sektor industri dan pertahanan laut dalam mendukung pembangunan nasional berkelanjutan.
Rombongan Dankodaeral VI Makassar terlebih dahulu meninjau aktivitas operasional PT Vale melalui ruang kontrol (control room). Dari lokasi tersebut, rombongan melihat sistem pemantauan terintegrasi yang digunakan perusahaan untuk memastikan keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan operasional secara real time.
Roadshow dilanjutkan dengan peninjauan Jetty Febriany, salah satu infrastruktur utama PT Vale yang berperan penting dalam distribusi material proyek. Keberadaan jetty ini dinilai strategis karena menjadi bagian vital dalam rantai pasok serta membutuhkan pengamanan wilayah perairan yang optimal.

Selain meninjau fasilitas operasional, rombongan melakukan penanaman pohon di area nursery sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem.
Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz mengapresiasi fasilitas dan sistem operasional yang dimiliki PT Vale. Menurutnya, sinergi antara industri dan pertahanan menjadi kunci untuk mendorong kemajuan nasional.
“Kami melihat fasilitas PT Vale sangat luar biasa, mulai dari jetty hingga sistem yang sudah terintegrasi dan termonitor secara real time. Kolaborasi seperti ini penting agar pembangunan ekonomi dan pertahanan dapat berjalan beriringan,” ujar Andi Abdul Aziz.
Ia menilai infrastruktur jetty PT Vale berpotensi dimanfaatkan dalam kondisi tertentu untuk mendukung kehadiran unsur TNI AL di wilayah Morowali.
Sementara itu, Head of Bahodopi Project PT Vale, Wafir, menegaskan bahwa proyek IGP Morowali tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membawa dampak sosial dan lingkungan jangka panjang.
“Keberhasilan proyek strategis seperti ini tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan investasi, tetapi juga oleh keamanan, keselamatan, serta stabilitas wilayah operasional, termasuk jalur logistik dan perairan,” kata Wafir.
Ia menambahkan, sinergi dengan TNI menjadi faktor penting agar operasional proyek dapat berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan, sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
Sebagai rangkaian kegiatan, PT Vale juga berpartisipasi dalam Upacara Hari Dharma Samudera yang digelar di Pelabuhan Bungku Tengah, Morowali, pada 15 Januari 2026. Dalam kegiatan tersebut, PT Vale turut membagikan paket sembako kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial.
Melalui kolaborasi ini, PT Vale berharap dapat terus mendorong terciptanya ekosistem industri yang aman, stabil, dan berdaya saing, sejalan dengan penguatan sektor pertahanan dan kesejahteraan masyarakat lokal. Adm



