LAJUR.CO, KENDARI – Bulan Suci Ramadan biasanya identik dengan kegiatan Ngabuburit. Kata “Ngabuburit” sendiri merupakan istilah dalam bahasa Sunda yang diartikan dengan kegiatan menunggu azan magrib menjelang berbuka puasa pada waktu bulan Ramadan.
Biasanya, ngabuburit diisi dengan kegiatan ringan dan menyenangkan. Mulai dari berburu takjil, berolahraga, berkumpul bersama kerabat, atau sekadar menikmati senja.
Bagi pegiat selam dan pencinta petualangan, ngabuburit bisa diisi dengan cara yang jauh lebih berkesan. Menjelajahi gua dan sungai bawah tanah yang jernih menjadi hal yang cukup berbeda dari ngabuburit pada umumnya.

Di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), deretan gua eksotis menawarkan pengalaman menyelam sekaligus refleksi diri yang menenangkan. Berikut tujuh ide ngabuburit yang tak biasa di Negeri Seribu Gua :
1. Permandian Kadeula
Permandian Kadeula dikenal sebagai mata air alami dengan kejernihan luar biasa. Untuk mencapai kolamnya, pengunjung melewati lorong menyerupai gua yang menghadirkan sensasi petualangan sejak awal.
Airnya yang sejuk dan bening memperlihatkan dasar batu dan pasir dengan jelas. Suasana tenang di bawah rindangnya pepohonan membuat tempat ini cocok untuk menyelam ringan atau sekadar berendam sambil menunggu azan magrib.
2. Gua La Ulawi
Terletak di Desa Lasongko, Kecamatan Lakudo, Gua La Ulawi memiliki lorong sepanjang kurang lebih 4.000 meter. Akses masuknya cukup sempit, pengunjung perlu sedikit membungkuk sebelum tiba di ruang gua yang luas.
Formasi stalaktit dan stalagmit yang megah menjadi daya tarik utama. Lorong bawah airnya juga menarik bagi pegiat cave diving yang ingin merasakan sensasi menyelam di perut bumi.
3. Gua Bidadari
Berlokasi di Desa Kolowa, Kecamatan Gu, Gua Bidadari menyimpan telaga biru jernih yang memantulkan cahaya alami dari mulut gua. Perpaduan gua kering dan berair menjadikannya destinasi yang fleksibel untuk eksplorasi.
4. Gua Kotaeono
Masih di Kecamatan Gu, tepatnya Desa Rahia, Gua Kotaeono menawarkan Telaga Kotaeono dengan warna hijau toska yang khas. Untuk mencapainya, pengunjung harus menuruni bebatuan karst dan melewati celah sempit.
Airnya yang payau memberikan pengalaman menyelam yang unik dan berbeda dari lokasi lain.
5. Gua Laumehe
Gua Laumehe dikenal dengan ornamen stalaktit dan stalagmit yang menghiasi hampir seluruh bagiannya. Kini tersedia jembatan besi untuk memudahkan pengunjung menyusuri lorong gua dengan aman.
Bagi pegiat selam dan eksplorasi bawah tanah, gua ini menawarkan suasana temaram yang dramatis dan menenangkan.
6. Gua Lapahia
Berada di Desa Wisata Kamama, Gua Lapahia tampak sederhana dari luar. Namun di dalamnya mengalir sungai bawah tanah dengan air yang sangat jernih dan relatif tenang.
Karakter gua ini masih alami, menjadikannya cukup ideal untuk cave diving dan latihan teknik menyelam di ruang terbatas.
7. Gua Kaponda Ponda
Gua Kaponda Ponda memiliki jalur berair sepanjang sekitar 350 meter yang dapat disusuri. Keunikannya terletak pada dua akses keluar yang berbeda.
Selain keindahan alam, di dalamnya juga ditemukan fosil dan peninggalan fauna. Sehingga sangat tepat menjadi lokasi eksplorasi yang tidak hanya menantang tetapi juga edukatif.
Ngabuburit di Buton Tengah tak lagi sekadar menunggu waktu berbuka. Bagi pegiat selam, ini jadi kesempatan menyelami kejernihan air, menikmati sunyi gua, sekaligus meresapi keindahan mahakarya pencipta.
Seperti yang dilakukan aktris dan instruktur selam, Kirana Larasati beberapa hari lalu. Melalui laman instagram pribadinya, Kirana Larasati membagikan keseruan
menjajal langsung sensasi cave diving di Gua La Ulawi dan Permandian Kadeula.
Dua spot lain yang juga pernah memikat hati model tersebut yakni Gua Lapahia dan Gua Kaponda Ponda. Hal itu membuktikan bahwa pesona sungai bawah tanah di Negeri Seribu Gua tak kalah dari destinasi selam di daerah lain.
Sementara itu, Gua Laumehe dan Gua Kotaeono serta Gua Bidadari juga pernah dikunjungi Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, dalam agenda eksplorasi potensi wisata pada Oktober 2025.
Kunjungan tersebut menjadi penegas bahwa gua-gua di Buteng bukan hanya indah. Tetapi juga punya daya tarik strategis untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata petualangan dan minat khusus.
Dengan segala pesonanya, tujuh ide ngabuburit ini bukan sekadar alternatif menunggu waktu berbuka. Melainkan pengalaman yang menggabungkan petualangan dan kekaguman pada karya alam yang tersembunyi di perut bumi. Red












