LAJUR.CO, KENDARI – PT Vale Indonesia Tbk menggelar panen bersama demplot padi berkelanjutan di Desa Puubunga, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Sabtu (8/3). Program ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Panen tersebut merupakan kelanjutan dari program penanaman perdana yang dilakukan pada November 2025 di tiga desa binaan perusahaan, yakni Desa Puubunga dan Desa Pubenua di Kecamatan Baula serta Desa Lemedai di Kecamatan Tanggetada. Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka, unsur Forkopimda, dan perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pangan.
CEO PT Vale Indonesia Tbk Bernardus Irmanto mengatakan program demplot padi berkelanjutan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun keberlanjutan di wilayah operasional. Menurutnya, keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui praktik pertambangan yang bertanggung jawab, tetapi juga melalui upaya memperkuat ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat.

“Program demplot padi berkelanjutan ini merupakan bagian dari pendekatan holistik kami untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menghadirkan inovasi pertanian yang adaptif dan ramah lingkungan,” kata Bernardus.
Program ini mengintegrasikan riset dan teknologi budidaya padi yang presisi serta adaptif terhadap kondisi agroklimat lokal. Pelaksanaannya merupakan kolaborasi antara PT Vale Indonesia Tbk, Pemerintah Kabupaten Kolaka, kelompok tani, dan lembaga riset pertanian.
Head External Relation Growth PT Vale, Endra Kusuma, mengatakan pendekatan tersebut juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat ekosistem ekonomi lokal.
“Kami melihat pertanian berkelanjutan sebagai salah satu pilar penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Melalui program ini, kami juga mentransfer pengetahuan dan teknologi kepada para petani,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka, Akbar, mengapresiasi dukungan perusahaan terhadap program ketahanan pangan di daerah. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan sektor industri sangat penting untuk mewujudkan target swasembada pangan nasional yang sejalan dengan agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Ia berharap langkah yang dilakukan PT Vale dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain, khususnya di sektor pertambangan, untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di daerah. Adm





