LAJUR.CO, KENDARI – Studio Apresiasi Insan Seni (SAINS) merayakan Dies Natalis ke-23 dengan menggelar pertunjukan seni spektakuler di Gedung Teater Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo (UHO), Sabtu, 18 April 2026. Perayaan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ajang unjuk talenta bagi mahasiswa berbakat di bidang seni.
Beragam penampilan memeriahkan acara, mulai dari vokal solo, vokal grup, band, monolog, pembacaan puisi, musikalisasi puisi, akustik, hingga tari dan dance modern. Ragam pertunjukan tersebut mencerminkan kekayaan kreativitas mahasiswa sekaligus menunjukkan potensi besar yang dimiliki generasi muda kampus.
Ketua panitia, Hasti, menyampaikan momentum Dies Natalis menjadi ruang ekspresi bagi anggota baru untuk menampilkan kemampuan terbaik. Selain itu, peringatan hari lahir organisasi juga dimanfaatkan untuk memperkuat eksistensi SAINS sebagai wadah pengembangan seni di lingkungan kampus.

“Perayaan ini menjadi langkah untuk melahirkan talenta-talenta baru sekaligus mendorong SAINS agar terus berkembang dan memberikan dampak positif, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat luas,” ujar Hasti.
Rangkaian kegiatan yang disuguhkan merupakan bentuk apresiasi terhadap potensi seni yang dimiliki anggota. Upaya tersebut juga diharapkan mampu melahirkan generasi kreatif yang aktif berkarya serta berkontribusi dalam dunia seni.
Di tengah meningkatnya minat mahasiswa terhadap seni, kehadiran organisasi seperti SAINS dinilai penting sebagai sarana penyaluran bakat. Saat ini, berbagai wadah seperti organisasi, lembaga, hingga unit kegiatan mahasiswa (UKM) semakin memperkuat ekosistem kreatif di kampus.
Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UHO turut menyampaikan harapan agar SAINS terus berkembang dan mampu melahirkan lebih banyak pegiat seni berprestasi.
“Ke depan, semoga SAINS dapat menghadirkan kegiatan yang lebih besar, lebih menarik, dan semakin menginspirasi,” ungkapnya.
Melalui perayaan Dies Natalis ke-23, kata Hasti, SAINS berkomitmen membangun ruang kreatif yang tidak hanya menampilkan karya, tetapi juga mencetak generasi seniman muda yang siap bersaing dan berkarya di tingkat yang lebih luas.
Laporan : Ika Astuti




