LAJUR.CO KENDARI – Sebanyak 546 jemaah calon haji asal Kota Kendari resmi dilepas menuju Tanah Suci, Kamis (30/4/2026). Pelepasan ratusan tamu Allah tersebut berlangsung di Aula Asrama Haji Sulawesi Tenggara (Sultra).
Di antara jemaah itu remaja bernama Siti Nurul Asia tercatat sebagai yang termuda. Ia melaksanakan ibadah haji di usia 15 tahun. Sementara Subaida menjadi jemaah tertua dengan usia 95 tahun.
Prosesi pelepasan dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan. Di hadapan para jemaah, ia menyampaikan harapan agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar. Amit mendoakan agar seluruh jemaah kembali ke tanah air dalam keadaan selamat.
“Hari ini kami secara resmi melepas 546 calon jemaah haji Kota Kendari. Insya Allah berangkat selamat dan kembali juga dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Ia mengingatkan para jemaah untuk menjaga kekompakan. Jemaah diminta mematuhi arahan petugas haji selama di Tanah Suci. Terpenting, mereka wajib menjaga kondisi kesehatan agar tetap prima selama menjalankan ibadah.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kendari, Sunardin, mengungkapkan total jemaah haji asal Sulawesi Tenggara tahun ini mencapai 2.063 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 546 jemaah berasal dari Kota Kendari. Angka ini setara dengan 26,5 persen dari total jemaah Sultra.
Sunardin menjelaskan, pelepasan jemaah dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama bersama Pemerintah Kota Kendari. Selanjutnya, pelepasan kedua dijadwalkan pada 5 Mei oleh Gubernur.
Untuk jadwal keberangkatan, jemaah akan mulai diterbangkan melalui Embarkasi Makassar pada 12 Mei, dihari itu, dijadwalkan tiga penerbangan. Masing-masing pada pukul 10.00 WITA, 14.30 WITA, dan 15.30 WITA.
Kemudian pada 13 Mei, satu kelompok terbang akan kembali diberangkatkan. Jadwalnya pada pukul 15.30 WITA.
Sunardin menambahkan, seluruh tahapan persiapan keberangkatan berjalan lancar. Proses tersebut dimulai dari administrasi sejak November hingga menjelang keberangkatan.
“Tentunya kita berdoa semoga seluruh jemaah, khususnya dari Kota Kendari, dapat menjalankan ibadah dengan baik. Serta kembali dengan selamat,” pungkasnya.
Laporan: Ika Astuti





