LAJUR.CO, KENDARI – Agenda kunjungan Presiden RI ke Kota Baubau dan Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra), yang sebelumnya sempat masuk dalam rangkaian lawatan resmi dipastikan batal.
Pembatalan tersebut tertuang dalam surat telegram Sekretaris Militer Presiden bernomor TR-101/SESMIL PRES/PAM/V/2026 yang diterbitkan pada 6 Mei 2026.
Dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Militer Presiden Wahyu Yudhayana itu dijelaskan, terdapat perubahan agenda kunjungan Presiden Prabowo di sejumlah wilayah Kawasan Timur Indonesia. Di antaranya Kota Baubau dan Butur Sultra, Provinsi Gorontalo dan Miangas, Sulawesi Utara (Sulut).
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Sultra, Muhammad Fadlansyah, membenarkan adanya pembatalan agenda tersebut.
“Disampaikan Setneg melalui radiogram soal pembatalan itu sendiri. Kegiatannya dialihkan ke Manado,” ujar Fadlansyah saat diwawancarai, Kamis (7/5/2026).
Meski kunjungan Presiden RI batal, Fadlansyah memastikan agenda kegiatan di Sultra tetap berjalan sesuai jadwal pada 9 Mei 2026.
“Kegiatan di Sultra berlangsung sesuai schedule tanggal 9 Mei. Jadi serentak seluruh Indonesia, cuma pusatnya di Manado,” jelasnya.
Sebelumnya, kunjungan kerja (kunker) Prabowo ke Baubau dan Butur dijadwalkan pada Sabtu, 9 Mei 2026. Di Butur, Prabowo dikabarkan akan menghadiri agenda peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Butur.
Namun, dalam perubahan agenda tersebut, kunker Prabowo ke Butur urung terlaksana. Selain Butur, Baubau Sultra dan Gorontalo yang sempat masuk daftar lawatan juga dikabarkan batal digelar.
Sementara agenda kunjungan Presiden ke Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, tetap berlangsung sesuai jadwal. Red





