LAJUR.CO, KENDARI — Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara mencatat inflasi tahunan (year-on-year/yoy) April 2026 sebesar 2,98 persen atau melandai dibandingkan Maret 2026 yang mencapai 3,37 persen. Meski menurun, Kota Baubau tetap menjadi wilayah dengan inflasi tertinggi sebesar 4,08 persen, sedangkan Kabupaten Konawe terendah 1,61 persen.
Kepala BPS Sultra Hadi Susanto dalam siaran pers, Senin (4/5/2026) mengatakan, pada April 2026 inflasi Sultra secara tahunan tetap terkendali.
“Inflasi Sultra pada April 2026 secara tahunan berada di level 2,98 persen,” kata Hadi.
BPS mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) Sultra pada April 2026 sebesar 112,11. Kota Baubau memiliki IHK 112,87, sedangkan Konawe sebesar 111,65.
Sebagai pembanding, pada Maret 2026 inflasi Sultra tercatat sebesar 3,37 persen (yoy). Saat itu, Kabupaten Kolaka menjadi daerah dengan inflasi tertinggi di Sultra yakni 6,02 persen dengan IHK 114,72. Sementara inflasi terendah masih dipegang Kabupaten Konawe dengan nilai 1,81 persen dengan IHK 111,14.
Penurunan inflasi pada April menunjukkan tekanan harga mulai mereda dibandingkan bulan sebelumnya, meski kenaikan masih terjadi di berbagai kelompok pengeluaran.
Inflasi dipicu oleh meningkatnya harga pada sejumlah sektor, di antaranya makanan, minuman dan tembakau sebesar 3,14 persen; transportasi 4,01 persen; pendidikan 4,11 persen; serta perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mencatat kenaikan tertinggi sebesar 9,42 persen.
Selain itu, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik 1,00 persen; perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 1,14 persen; penyediaan makanan dan minuman/restoran 1,98 persen; serta rekreasi, olahraga, dan budaya 2,13 persen. Sementara kenaikan lebih moderat terjadi pada kesehatan 0,44 persen; informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,47 persen; serta pakaian dan alas kaki 0,11 persen.
Secara bulanan (month-to-month/mtm), Sultra mengalami inflasi 0,50 persen, sedangkan inflasi tahun kalender (year-to-date/ytd) tercatat 2,28 persen. Adm





