BERITA TERKINIHEADLINEPOLITIK

Kata La Ode Tariala ‘Diparkir’ di Kursi Pojok Belakang Saat Rakerwil NasDem Sultra Ditengah Isu PAW

×

Kata La Ode Tariala ‘Diparkir’ di Kursi Pojok Belakang Saat Rakerwil NasDem Sultra Ditengah Isu PAW

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) dari Partai NasDem La Ode Tariala akhirnya buka suara usai menjadi sorotan karena duduk di kursi pojok paling belakang saat Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Partai NasDem Sultra digelar di Kota Kendari, Senin (18/5/2026).

La Ode Tariala jauh dari area VIP bersama elite partai besutan Surya Paloh. Padahal forum internal partai tersebut dihadiri langsung putra Surya Paloh, Prananda Surya Paloh, serta Ketua DPW NasDem Sultra Ali Mazi. Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran serta beberapa kader NasDem yang duduk di eksekutif dan legislatif terlihat menempati meja utama Rakerwil NasDem.

Anomali posisi duduk La Ode Tariala menguat kisruh statusnya yang kini tengah berada di ujung tanduk. DPP Partai NasDem sebelumnya telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) pergantian antarwaktu (PAW) dirinya dari jabatan Ketua DPRD Sultra dan menunjuk Syahrul Said sebagai pengganti.

Baca Juga :  Wali Kota Siska Karina Imran Temui Menteri Ekraf RI, Bahas Kesiapan Event Internasional UCLG ASPAC 2026

Menanggapi polemik tersebut, politisi NasDem dari daerah pemilihan Muna dan Muna Barat itu mengaku hadir di forum Rakerwil sebagai kader biasa. Ia tidak mempermasalahkan posisi duduknya yang berada di barisan belakang, jauh dari panggung kehormatan yang biasa ia tempati.

“Iya, kalau kita kan hadir sebagai kader. Persoalan tempat duduk itu tidak masalah. Kita mau duduk di mana pun sebagai kader, tidak apa-apa,” ucap Tariala kepada Lajur.co, Selasa (19/5/2026).

Legislator NasDem dengan raihan sekitar 14 ribu suara pada Pemilu lalu itu menegaskan dirinya tetap loyal terhadap partai. Ia manut seluruh pengaturan yang telah ditetapkan panitia pelaksana, termasuk komposisinya yang terkesan diasingkan dari forum partai NasDem.

Baca Juga :  Resmi Naik! Daftar Harga BBM di SPBU Pertamina, Berlaku 20 April 2026

Menurut Tariala, dirinya memang memilih berada di area belakang. Ia memilih duduk membersamai konstituen dan simpatisannya yang berkumpul di area belakang selama acara Rakerwil NasDem berlangsung.

“Oh, saya juga kemarin karena terlalu ramai, saya kalau di depan, saya kemarin tidak sampai depan, memang di belakang. Saya duduk-duduk paling belakang,” katanya.

Ia menyebut para pendukungnya meminta dirinya duduk bersama mereka selama kegiatan berlangsung.

Di tengah isu PAW Ketua DPRD Sultra yang belum tuntas, mantan Ketua DPRD Muna Barat itu membantah posisi duduknya berkaitan dengan dinamika tersebut. Ia menegaskan proses pergantian pimpinan DPRD masih berjalan sesuai mekanisme.

“Kalau tidak ada sebenarnya kaitan dengan PAW. Kan ada proses. Saya diangkat oleh SK, diberhentikan juga oleh SK kan, seperti itu,” ujarnya.

Baca Juga :  Trafik Data Telkomsel Naik 10,4% saat Lebaran 2026, Medsos, Chat & Belanja Online Mendominasi

Tariala menjelaskan proses PAW hingga kini masih berada di DPRD Sultra. Sejumlah agenda rapat sebelumnya disebut belum kuorum sehingga tahapan pergantian belum dapat diselesaikan.

Meski begitu, kader partai besutan Surya Paloh tersebut memastikan tetap menghormati seluruh keputusan partai terkait posisinya sebagai Ketua DPRD Sultra.

“Kalau itu kan kebijakan partai. Saya sebagai kader, tunduk dan hormat apa yang menjadi keputusan partai,” katanya.

Di akhir wawancara, La Ode Tariala meminta para simpatisannya tidak mempersoalkan polemik tersebut secara berlebihan. Ia menilai dinamika politik merupakan hal biasa dalam perjalanan sebuah partai politik.

“Ini tidak ada masalah. Ini adalah dinamika berpolitik,” tutupnya. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x