LAJUR.CO, KENDARI – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, penjualan kambing kurban di Kota Kendari mengalami lonjakan signifikan. Permintaan masyarakat terhadap hewan kurban meningkat dibanding hari biasa, membuat para pedagang kebanjiran pembeli.
Salah seorang pedagang kambing di Kendari, Syahril, mengaku telah menjual sekitar 50 ekor kambing dalam beberapa pekan terakhir. Saat ini, stok ternak yang masih tersedia di kandangnya tersisa sekitar 100 ekor.
Syahril menyediakan berbagai jenis kambing, mulai dari kambing kacang hingga kambing donggala. Harga yang dipatok bervariasi, mulai Rp2 jutaan hingga menembus Rp5 jutaan per ekor, tergantung ukuran dan jenis ternak.
“Yang paling tinggi itu, harganya 5 jutaan kurang lebih beratnya 30-an kilo. Itu harganya tergantung ukuran dan jenisnya,” ujarnya saat ditemui awak media.
Ia mengatakan, peningkatan pembelian mulai terasa sejak mendekati Iduladha. Banyak warga datang langsung ke kandang untuk memilih hewan kurban, baik kambing lokal maupun yang didatangkan dari Sulawesi Selatan (Sulsel).
“Alhamdulillah rame, kalau hari biasanya itu sekitar 20 ekor per bulan yang laku. Sekarang musim Iduladha kurang lebih 50 ekor,” katanya.
Tak hanya melayani penjualan hewan kurban, Syahril ikut menyediakan kambing untuk kebutuhan aqiqah hingga acara pelepasan. Ia turut menawarkan layanan tambahan berupa pemotongan, pengantaran gratis, sampai jasa memasak.
Kandang milik Syahril berada di Jalan Bunggasi, Anduonohu, Kecamatan Poasia, tepat di depan HBM Kendari. Pemesanan juga dapat dilakukan melalui nomor 085399146455 dan 087848060842.
Syahril mengimbau masyarakat agar datang langsung ke kandang saat memilih kambing kurban. Menurutnya, pembeli bisa lebih memastikan kondisi fisik dan kesehatan hewan dibanding hanya melihat melalui video.
“Kalau saya lebih baik datang langsung saja, kita lihat langsung daripada lewat video, supaya bisa lihat kambingnya secara langsung,” ujarnya.
Laporan: Ika Astuti





