BERITA TERKINIHEADLINE

Mentan Amran Hadir di Kampus UHO: Bawa Kuliah Umum, Guyur Bantuan 38 Juta Bibit Kakao & Kelapa

×

Mentan Amran Hadir di Kampus UHO: Bawa Kuliah Umum, Guyur Bantuan 38 Juta Bibit Kakao & Kelapa

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman, menghadiri Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sabtu (4/7/2026). Amran tidak sekadar memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa.

Kehadiran Amran Sulaiman membawa serta bantuan sekitar 38 juta batang bibit kakao dan kelapa untuk mendukung pengembangan sektor perkebunan di Sultra.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan perkebunan, sekaligus memperkuat kesejahteraan petani di daerah. Menurut Amran, sektor pertanian harus terus diperkuat sebagai fondasi ekonomi nasional dan pilar utama mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan.

“Kakao dan kelapa sebanyak 38 juta batang untuk seluruh Sulawesi Tenggara,” kata Amran.

Baca Juga :  Temui Pendemo, Pemkot Kendari Beri Solusi Polemik Larangan Ojol di Pelabuhan Nusantara

Amran berharap bantuan bibit yang disalurkan pemerintah dapat meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat, memperkuat daya saing komoditas unggulan daerah, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis sektor pertanian di Bumi Anoa.

Sementara itu, kuliah umum Amran Sulaiman disaksikan ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas di kampus UHO. Di hadapan mahasiswa, ia menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha dalam mendorong kemajuan sektor pertanian nasional.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci lahirnya inovasi yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan pertanian di Indonesia.

Pada paparannya, Amran menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat lahirnya gagasan dan inovasi. Ide-ide yang berkembang di lingkungan akademik, kata dia, perlu didukung pemerintah sebagai regulator dan diterapkan oleh pelaku industri agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  OJK Laporkan Pertumbuhan Siginfikan Investor Saham Pasar Modal Sultra, Tembus 156 Ribu SID Awal 2026

“Ini yang disebut konsep triple helix. Kampus menjadi sumber inspirasi dan melahirkan ide-ide terbaik. Kemudian pemerintah dan dunia usaha harus hadir untuk mengimplementasikan gagasan tersebut,” ujarnya.

Ia menekankan kemajuan suatu negara tidak dapat dilepaskan dari kekuatan institusi pendidikan tinggi. Karena itu, kampus harus diperkuat agar mampu mencetak sumber daya manusia unggul sekaligus menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan.

Baca Juga :  Kapal Perang Penyapu Ranjau 'KRI Rimau-724' Kawal Misi Tim Expedisi Rupiah Berdaulat di Sultra

Amran mengungkapkan dirinya selalu berupaya menyempatkan diri mengunjungi kampus saat melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah. Sejumlah perguruan tinggi yang pernah didatanginya antara lain Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Menurut dia, ruang dialog antara mahasiswa dan pemerintah perlu terus dibuka. Karena itu, dalam setiap kesempatan kuliah umum, dirinya tidak membatasi mahasiswa untuk menyampaikan pertanyaan maupun kritik.

“Kalau ingin menjadi negara besar, kita harus siap menerima kritik yang konstruktif. Namun tentu jangan sampai menyebarkan fitnah,” katanya.

Laporan: Ika Astuti

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x