LAJUR.CO, KENDARI – Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) dua periode, Nur Alam, menyatakan diri mantap berlabuh ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Keputusan tersebut diumumkan setelah dirinya bertemu langsung Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/6/2026).
Informasi itu dibenarkan putri Nur Alam, Giona Nur Alam. Ia mengaku ikut mendampingi ayahnya saat bersilaturahmi dengan Jokowi. Pertemuan tersebut berlangsung hangat selama kurang lebih satu jam 20 menit.
Saat pertemuan berlangsung, Jokowi didampingi Ketua DPP PSI, Bestari Barus. Sementara Nur Alam hadir bersama dua anaknya, Giona dan Radhan, serta Ketua DPW PSI Sultra, LM Rajiun Tumada.
“Iye kebetulan kemarin bapak bertemu Pak Jokowi ditemani saya dan Radhan. Kurang lebih 1 jam 20 menit. Bapak bersama saya, adik saya Radhan, Ketua DPW PSI Pak Rajiun dan jubir Pak Jokowi Pak Bestari,” ujar Giona kepada Lajur.co, Kamis (18/6/2026).
Giona membeberkan alasan ayahnya memilih bergabung dengan PSI yang saat ini belum memiliki kursi di Sultra. Menurutnya, Nur Alam melihat peluang besar untuk ikut membesarkan partai dari awal. Apalagi basis suara PSI di Sultra masih terbilang kecil.
“Peluang untuk menjadi pengurus itu sangat terbuka, karena PSI ini belum ada kursi di Sultra. Menurut papa saya, kalau partai dibangun sama-sama dari nol, kita punya nilai value dalam perjuangan itu sendiri,” jelasnya.
Selain membahas arah politik ke depan, pertemuan Nur Alam dan Jokowi juga diwarnai nostalgia masa kepemimpinan keduanya. Sebab, saat Jokowi menjabat Presiden RI, Nur Alam masih menduduki posisi Gubernur Sultra.
“Bersilahturahmi sebagai sahabat karena dulu pernah sama menjadi gubernur dan Pak Jokowi adalah atasan papa pada saat bapak menjadi gubernur dan beliau presiden. Penuh kehangatan dan kekeluargaan karena bapak dan Pak Jokowi sekalian bernostalgia masa-masa jabat dulu,” ujarnya.
Senada dengan itu, Nur Alam menyebut kedekatannya dengan Jokowi menjadi salah satu alasan dirinya memilih PSI. Ia menilai partai tersebut memiliki peluang besar untuk berkembang karena dibangun dari nol dan memberi ruang yang sama bagi seluruh kader untuk berkontribusi.
“Saya senang bergabung dengan PSI karena ini partai baru yang dibangun dari nol. Semua kader memiliki kesempatan yang sama untuk membesarkan partai. Insyaallah bisa menjadi partai terkemuka pada saatnya nanti,” kata Nur Alam, dikutip dari CNN.
Sementara itu, Ketua DPP PSI Bestari Barus menyambut positif bergabungnya Nur Alam. Menurutnya, setelah Jokowi menyatakan dukungan kepada PSI, semakin banyak tokoh nasional maupun daerah yang mulai melirik partai tersebut.
“Pasca Pak Jokowi mendukung PSI, banyak tokoh yang kemudian tertarik untuk bergabung. Satu per satu datang, dan kini giliran Pak Nur Alam yang bertemu langsung dengan Pak Jokowi di Solo,” kata Bestari. Adm




