LAJUR.CO, KENDARI – Momen menarik mewarnai gladi bersih penyampaian visi, misi, dan program kerja bakal calon (balon) Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026–2030 di Aula Mokodompit, Senin (29/6). Di tengah persaingan menuju kursi Rektor UHO, sepuluh balon rektor terlihat berkumpul duduk bersama serta berbincang santai dengan Plt Rektor UHO, Prof. Khairul Munadi.
Momen tersebut mencuri perhatian sebelum sesi gladi dimulai. Seluruh bakal calon tampak berkumpul di satu meja bundar yang berada persis di depan panggung. Mereka mengenakan kemeja putih. Sesekali terlihat para kandidat asyik tertawa lepas sembari berbincang.
Di satu meja tersebut, duduk berderet Prof. Ida Usman, Assoc. Prof. Baru Sadarun, Prof. La Ode Santiaji Bande, Prof. Edy Karno, Prof. Takdir Saili, Prof. Ruslin, Prof. Yusuf Sabilu, Dr. Herman, Dr. Muliddin, hingga Prof. Ma’ruf Kasim.
Tak lama kemudian, Plt Rektor UHO, Prof. Khairul Munadi, menghampiri para kandidat dan bergabung di meja yang sama. Kebersamaan mereka diabadikan dalam sesi foto bersama sebelum gladi bersih berlangsung.
Menurut Khairul, suasana akrab yang ditunjukkan seluruh bakal calon menjadi gambaran semangat kolektif yang perlu dijaga selama proses Pemilihan Rektor (Pilrektor) UHO.
Ia menegaskan, kemajuan sebuah perguruan tinggi tidak mungkin dicapai hanya oleh satu individu, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen kampus.
“Tidak mungkin dilakukan oleh satu pihak saja, itu harus semuanya bersama-sama dan kita harapkan seperti ini bisa terpelihara,” ujar Khairul kepada Lajur.co.»
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) itu berpesan agar seluruh kandidat menempatkan kepentingan Universitas Halu Oleo sebagai tujuan utama dalam kontestasi Pilrektor.
“Niatkan untuk kebaikan UHO dan semua stakeholder yang ada, siapapun yang menang,” katanya.»
Gladi bersih tersebut menjadi persiapan teknis menjelang penyampaian visi, misi, dan program kerja yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (30/6).
Pada puncak pemaparan visi misi, masing-masing bakal calon akan memaparkan gagasan strategis, program prioritas, serta arah kebijakan yang ditawarkan untuk memimpin Universitas Halu Oleo selama periode mendatang.
Usai pemaparan, para kandidat selanjutnya mengikuti sesi pendalaman yang dilakukan oleh delapan panelis dari berbagai entitas.
Panelis tersebut terdiri atas Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo yang mewakili unsur pemerintah/Forkopimda, Prof. Andi Bahrun mewakili Ikatan Alumni UHO, Prof. Asrul Sani mewakili Dewan Guru Besar, serta Dr. Kurniati Or Nam mewakili unsur dosen.
Selain itu, panelis lain yakni Dr. La Ode Nur Zain Ma’ruf mewakili tenaga kependidikan, Dr. Muh. Arsad mewakili unsur Senat UHO, Ketua BEM UHO Fitria Nur Ainun Natia, serta Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) UHO Miftahul Huda.
Rangkaian pemaparan visi dan misi tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum Pemilihan Rektor UHO periode 2026–2030 yang mengerucut pada tiga nama calon rektor.
Laporan: Ika Astuti




